Home / Pemerintahan / Pendidikan

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:17 WIB

Bupati Ajak Bersama Tingkatkan Angka Rata-rata Lama Sekolah

Bupati Sambas Satono mengabadikan momen foto bersama usai pembukaan Rakor Peningkatan Angka RLS, Jumat (1/2/2024) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Bupati Sambas Satono mengabadikan momen foto bersama usai pembukaan Rakor Peningkatan Angka RLS, Jumat (1/2/2024) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Sambas Times. Bupati Sambas Satono mengajak seluruh lapisan masyarakat dan perangkat daerah bersinergi meningkatkan Angka Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Kabupaten Sambas.

Ajakan tersebut sampaikan bupati dalam arahannya pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan peningkatan angka RLS Kabupaten Sambas tahun 2024, Jumat (1/3/2024).

“Upaya peningkatan angka rata-rata lama sekolah bukan hanya tugas bupati. Tapi ini tugas dan tanggungjawab kita bersama untuk mencerdaskan anak bangsa,” tegas bupati.

Ia menegaskan, sesuai laporan BPS Kabupaten Sambas di penghujung 2023, bahwa Pemerintah Kabupaten Sambas yang mendapat kado IPM.

BACA JUGA:  Nurmaya Dewi: Program Prioritas Kesehatan Mudahkan Masyarakat

“Alhamdulillah nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) peringkat 3 dari 14 kabupaten/kota se Kalbar, dan peringkat 1 dari 12 kabupaten se Kalbar,” ujarnya bangga.

Satono menyayangkan meski IPM meningkat, dari 3 indikator penilaian, pada sektor pendidikan khususnya rata-rata lama sekolah Kabupaten Sambas masih rendah.

“Kita semua harus sepakat, dan totalitas mencurahkan tenaga waktu pikiran. Agar anak-anak kita tidak ada yang berhenti bahkan tidak sekolah, sehingga muncul generasi terbaik,” imbaunya.

Disdikbud Sampaikan Angka RLS Kabupaten Sambas

Kepala Disdikbud Kabupaten Sambas, Arsyad menyampaikan RLS Kabupaten Sambas berada pada urutan ke 13 dari 14 kabupaten/kota se Kalbar.

BACA JUGA:  DPRD Kabupaten Sambas Siap Bahas APBD 2025

“Disdikbud selaku tiang utama pendidikan mengajak semua untuk menyamakan persepsi. Terkait percepatan peningkatan angka RLS dan Angka Harapan Sekolah (AHS),” ujarnya.

Arsyad mengajak para camat, desa, dusun, sampai tingkat rt/rw untuk menggerakkan seluruh lapisan masyarakat bahwa pendidikan itu wajib kita laksanakan.

“Rata-rata lama sekolah ini berdampak pada banyaknya Drop Out (DO) di sekolah se Kabupaten Sambas, dan saya sudah sampaikan agar tidak ada DO lagi,” tegasnya.

Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Muzahar Fahri, Anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Partai Demokrat

Pemerintahan

Muzahar Dukung Program Penyuluhan Bagi Pelajar Sekolah
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Hadiri Panen Padi Poktan Bernas di Sejangkung
Pramuka

Pemerintahan

Heroaldi Ketua Kwarcab Pramuka Sambas Masa Bakti 2026–2030
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Rofi Ajak Pramuka Tumbuhkan Semangat Kepramukaan
Seminar Internasional

Pemerintahan

101 Peserta Ikuti Seminar International dan Upgrading Dai di Sambas
Suasana pembahasan Dua Buah Raperda Inisiatif DPRD Sambas

Pemerintahan

Dua Raperda Inisiatif DPRD Siap Dibahas
Kepala Bappeda Yudi

Pemerintahan

Sambas Masuk 5 Besar Inovasi Government Award 2022
Inspektorat Sambas

Pemerintahan

Legislatif Sambas Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Dari Inspektorat
error: Content is protected !!