Home / Peristiwa

Kamis, 22 Agustus 2024 - 19:41 WIB

Ekspedisi khatulistiwa Panji Petualang di Kabupaten Sambas

Panji Petualang mengabadikan momen foto bersama di lahan gambut Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat, Kamis (22/8/2024).

Panji Petualang mengabadikan momen foto bersama di lahan gambut Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat, Kamis (22/8/2024).

Sambas Times. Ekspedisi Khatulistiwa 2024 bersama Panji Petualang mengunjungi Lahan Gambut, Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kamis (22/8/2024).

Ekspedisi khatulistiwa kali ini untuk mendukung penghijauan lahan gambut dalam upaya mengembalikan kalimantan sebagai paru-paru bumi.

Hadir dalam aksi itu, Kepala Desa Tri Mandayan, Polri, TNI, Masyarakat Peduli Api (MPA), Pemuda Sulayta, KUPS Intuyut Jaya Lestari.

Fasdes BRGM, Komunitas Pecinta Alam (KPA), Manggala Agni, Conservation Action Network (CAN), Lembaga Gemawan, dan masyarakat.

Panji Petualang mengapresiasi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Tri Mandayan memulihkan kembali fungsi lahan gambut usai kebakaran. Dan masih terdapat tumbuhan endemik seperti kantung semar.

“Sangat menarik ketika berada di lahan gambut yang masih banyak pohonnya. Kita bersyukur masih ada masyarakat yang peduli menjaga kelangsungan ekosistem gambut,” ujar Panji bangga.

BACA JUGA:  Warga Sigedong, Kecamatan Tebas Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kepala Desa Tri Mandayan Bujang Suhardi mengatakan peran pemuda Desa Tri Mandayan yang tergabung dalam KUPS dalam menjaga kelestarian lahan gambut.

Ia berharap dari kunjungan Panji Petualang ke Desa Tri Mandayan semakin menambah semangat pemuda melestarikan lingkungan dan melakukan penghijauan.

Bujang mengapresiasi pemuda Tri Mandayan yang didampingi Fasilitator Desa (Fasdes) Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) untuk menghijaukan lahan bekas kebakaran besar beberapa tahun lalu.

“Semua ini tidak terlepas berkat kerja keras pemuda di KUPS Intuyut. Mereka didampingi BRGM untuk melakukan penghijauan di lahan gambut sehingga fungsi dari gambut dikembalikan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pejalan Kaki Meninggal Ditabrak Sepeda Motor di Galing

Fasdes BRGM wilayah KHG Sungai Sambas Besar-Sungai Seiyung. Teo Iswandi bersyukur pada 22 Agustus 2024 sebagai sejarah bagi Pemuda Sulayta dan KUPS Tri Mandayan dengan mengangkat isu aksi lokal untuk global.

Ia juga bersyukur dalam aksi ini di dukung Panji Petualang pencinta hewan reptil yang sering tampil di televisi bersama Conservation Action Network (CAN).

“Hari ini merupakan sejarah bagi kita, sebuah kebanggaan bagi Tri Mandayan. Alhamdulillah kita bisa membuktikan pemuda bisa membangun dalam sektor apa pun, termasuk aksi lingkungan seperti ini,” pungkasnya.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Kondisi Bayi perempuan yang ditemukan warga di Jalan Lingkar Rambi, saat ini bayi dirawat di RSUD Sambas

Peristiwa

Geger Penemuan Bayi di Sambas, Polisi Akan Usut Tuntas
Sekda Sambas Ir H Ferry Madagaskar MSi

Peristiwa

Ayah Sekda Sambas Meninggal Dunia di Usia 85 Tahun
Nelayan

Peristiwa

Dua Nelayan Selakau Ditemukan Selamat di Perairan Paloh
Kepala BPBD Kabupaten Sambas Marjuni

Peristiwa

Tingginya Curah Hujan, Pemda Sambas Antisipasi Bencana Banjir
Kondisi jalan dungun yang berdebu, sehingga dikeluhkan masyarakat

Peristiwa

Jalan Dungun Laut Rusak, Panas Berdebu Hujan Berlumpur
TIM sar

Peristiwa

Tim SAR Perluasan Area Pencarian Nelayan Hilang di Sungai Sambas Besar
Matsam, warga Dusun Sepinggan Sukamantri memperlihatkan kondisi jalan tani desanya yang lecet

Peristiwa

Jalan Penghubung Dusun Sepinggan dan Desa Seburing Memprihatinkan
Seminar Nasional Indonesia Recovery

Peristiwa

Rubaeti Narasumber Seminar Nasional Indonesia Recovery
error: Content is protected !!