Sambas Times. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, H Subhan Nur, mempertanyakan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas tentang kontribusi wisata di Kabupaten Sambas.
Hal ini diungkapkan saat mengejar reses di objek wisata pantai Tanjung Api di Desa Sebubus Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Minggu (15/06/2025) sore.
“Ini perlu kita dukung. Karena wisata Tanjung Api sudah dikenal masyarakat luas, banyak pengunjung datang untuk melihat keindahan pantai dan Penyu bertelur di Pantai Tanjung Api,” kata H Subhan Nur.
H Subhan mengatakan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tanjung Api telah memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah, sehingga pemerintah daerah harus memberikan kontribusi pembangunan untuk kenyamanan pengunjung Pantai Tanjung Api.
“Sekarang kita tanya, apa kontribusi pemerintah Daerah di Kabupaten Sambas? terutama dukungan pariwisata. Tanjung Api inikan sudah menjadi Kalbar, bagaimana bisa terkena lagi di Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah nantinya bisa mensupport perkembangan wisata Tanjung Api. “Tanjung Api ini adalah kawasan konservasi penyu, hanya ada beberapa di Indonesia tempat pendaratan penyu,” katanya.
Ia mengutip paparan Ketua Pokdarwis Tanjung Api, dalam satu bulan bisa ribuan Tukik yang dilepas ke laut. Sehingga ini bisa jadi Icon Kabupaten Sambas, Kalbar untuk Indonesia, dan sangat positif.
“Pemda Sambas bisa bekerja sama membuat kalender even pelepasan tukik, bila perlu membuat Guines Book Record pelepasan 3000 tukik bersama-sama, sehingga bisa mendongkrak kunjungan wisata,” tegasnya.
H Subhan berharap agar Dinas Pariwisata Kabupaten Sambas memiliki visi misi yang jelas untuk kemajuan pariwisata Kabupaten Sambas. Sehingga memberikan kontribusi yang lebih besar lagi dalam peningkatan pendapatan daerah.
Penulis : Jaynudin | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
Editor : Muhammad Ridho














