Home / Pendidikan

Selasa, 22 Juli 2025 - 19:59 WIB

Masuk Wilayah 3T, HMKS Soroti Kecamatan Sejangkung Tak Banyak Perubahan

Mahasiswa Kecamatan Sejangkung yang tergabung dalam HMKS foto bersama usai pelantikan belum lama ini di Sejangkung.

Mahasiswa Kecamatan Sejangkung yang tergabung dalam HMKS foto bersama usai pelantikan belum lama ini di Sejangkung.

Sambas Times. Himpunan Mahasiswa Kecamatan Sejangkung (HMKS) menyoroti kecamatan Sejangkung yang telah berdiri dari tahun 1963 hingga sekarang tidak banyak perubahan.

Ketua Umum HMKS Alfi menegaskan, Sejangkung salah satu kecamatan tertua di kabupaten Sambas, yang tetap menyandang kecamatan Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T), dengan jumlah desa sebanyak 12 desa.

Alfi menegaskan, Sejangkung sangat minim perkembangan ekonomi dan infrastruktur. Padahal secara geografis, kecamatan Sejangkung jaraknya sangat dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Sambas.

“Seharusnya menjadi salah satu poin plus untuk mendapatkan perhatian dalam hal pembangunan. Namun, kedekatan jarak tersebut tidak sebanding dengan perhatian dan tanggungjawab yang diberikan pemerintah daerah,” tegas Alfi.

BACA JUGA:  Polres Sambas Amankan Seorang Pengedar Sabu di Pemangkat

Alfi mengulas, dari tahun ke tahun, seiring berjalannya waktu, telah beberapa kali pergantian bupati, namun kecamatan Sejangkung tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah Kabupaten Sambas.

“Sebagai kecamatan tertua, seharusnya Sejangkung masuk prioritas utama pemerintah Kabupaten Sambas. Ini tanggung jawab kabupaten, terutama pembangunan infrastruktur,” ujarnya lagi.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sambas dan DPRD tidak tutup mata, karena infrastruktur adalah kebutuhan masyarakat, sebagai fundamental dalam kemajuan ekonomi suatu wilayah selain Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

“Kecamatan Sejangkung hanya menjadi sumber PAD kabupaten Sambas melalui tambang pasir dan investasi perkebunan. Namun tidak berdampak nyata bagi perkembangan wilayah sejangkung itu sendiri, “tegasnya.

Alfi berpendapat, anggota DPRD dari dapil kecamatan Sejangkung tidak memiliki power memperjuangkan hak masyarakat Sejangkung. Dimana seharusnya menjadi kewajibannya dalam memperjuangkan hak masyarakat.

“Penting bagi masyarakat kecamatan Sejangkung menyuarakan hak yang seharusnya didapatkan. Sama halnya yang di dapatkan kecamatan-kecamatan lain demi pemerataan pembangunan,” ajaknya.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

PB dan PW IMTEK mengabadikan sesi foto bersama

Pendidikan

Pelantikan PB dan PW IMTEK di Kecamatan Teluk Keramat Sukses
SMK Subur Insani

Pendidikan

Jawab Tantangan AI, SMK Subur Insani Gelar In House Training Tenaga Pendidik
MPLS

Pendidikan

Pembukaan MPLS Ramah SMA Negeri 1 Semparuk Sukses
MAN IC SAMBAS

Pendidikan

27 Anggota Gudep Habibie-Ainun MAN IC Sambas di Lantik
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Poltesa Gali Potensi Talenta Muda Singbebas Lewat Turnamen Voli
AMKS

Pendidikan

AMKS Siap Gelar KBM 2026 di Dusun Sebebal, Tebas
SMPN 2 Sambas

Budaya

Qyara Pelajar SMPN 2 Sambas Terpilih Isi Tarian HUT RI di Istana Negara
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Poltesa Dorong Pengelolaan Sawit Swadaya Berkelanjutan di Desa Batu Makjage
error: Content is protected !!