Sambas Times. Bupati Sambas H Satono didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sambas Hermanto dan Camat Tebas Dedy Zulkarnain meninjau jembatan putus di Kecamatan Tebas.
Jembatan Putus yang ditinjau Bupati Sambas merupakan embatan penghubung antar Dusun Kenanga 2, menuju Dusun Melati, Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Sabtu (13/9/2025) lalu.
Ambruknya jembatan itu akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Sambas, sehingga berdampak pada peningkatan debit air sungai.
Ketibaan Bupati Sambas disambut sukacita warga dan tokoh masyarakat setempat. mereka berharap jembatan penghubung itu bisa kembali dibangun.
“Jembatan ini usianya sudah hampir 13 tahun, lebarnya 1,8 meter, panjang 38 meter. Jembatan putus karena arus deras dan tanaman liar hanyut, ditambah hujan lebat,” kata Bupati Satono.
Bupati berjanji jembatan tersebut akan segera dibangun kembali, dengan konstruksi yang lebih kokoh, agar masyarakat lebih nyaman saat melintas.
Selain itu, berharap pembangunan jembatan nantinya dapat menjadi jalur alternatif mengurai kemacetan di Pasar Tebas. Karena lokasi jembatan ambruk tidak jauh dari pusat kecamatan tebas.
“Saya minta PUPR segera membuat perencanaan yang matang akhir tahun ini. Jembatan harus lebar dan kokoh, sehingga masyarakat merasa aman fan nyaman, karena akses jadi lebih mudah,” kata bupati.
Sambil menunggu perencanaan, pesan Bupati, masyarakat harus bersabar, apalagi ditengah keterbatasan anggaran dan efesiensi di berbagai sektor.
“Saya harap masyarakat bersabar, pembangunan jembatan ini tetap menjadi perhatian utamanya sebagai Bupati Sambas dan akan masuk dalam skala prioritas pembangunan,” tegas bupati.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News














