Home / Info Pasar

Minggu, 4 September 2022 - 14:28 WIB

HMI Sambas Serukan Aksi Tolak Kenaikan BBM

HMI Cabang Sambas menolak kenaikan harga BBM pasca Pandemi Covid-19

HMI Cabang Sambas menolak kenaikan harga BBM pasca Pandemi Covid-19

Sambas Times. Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Sambas menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah usai Pandemi Covid-19 melanda negeri.

“Kenaikan harga BBM ini mencederai rakyat, karena saat ini masih tahap pemulihan ekonomi pasca pandemi, sehingga kenaikan BBM tidak tepat,” kata Ketua HMI cabang Sambas, Minggu (4/9/2022).

Ia menegaskan dalam waktu dekat akan menyerukan kepada seluruh mahasiswa dan elemen masyarakat Kabupaten Sambas untuk bersama turun kejalan aksi demonstrasi menolak kenaikan bbm.

Seperti diketahui, pemerintah telah resmi mengumumkan kenaikan harga BBM, khususnya jenis Pertalite dan Solar Subsidi, Sabtu (3/9/2022) dan berlaku satu jam setelah di umumkan.

BACA JUGA:  Kodim 1208 Sambas Gelar Bazar Sembako Murah Jelang Idul Fitri

Harga Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadiRp 10.000 per liter, sementara harga Solar Subsidi dari Rp 5.150 Perliter menjadi Rp 6.800 per liter, serta Pertamax nonsubsisi dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.

Menurutnya, kebijakan tersebut mendapat pro dan kontra dari masyarakat, salah satunya yang menilai kebijakan tersebut adalah organisasi eksternal mahasiswa Kecamatan Sambas, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Sambas.

“Kita tahu bersama bahwa pemerintah telah resmi menaikkan harga BBM. Tentu ini adalah kabar yang sangat menyedihkan dan menyayat hati masyarakat Indonesia,” ujar Pirdaus.

BACA JUGA:  Tergenang Banjir, SDN 19 dan SMPN 6 Desa Galing Diliburkan

Pirdaus mengatakan, kebijakan yang dilakukan Pemerintah kurang tepat, karena ekonomi masyarakat belum stabil pasca Covid-19.

“Kenaikan harga BBM ini adalah kebijakan yang sangat tidak tepat karena akan semakin menambah beban masyarakat ditengah proses pemulihan ekonomi pasca pendemi covid 19,” lanjutnya.

Ketua HMI cabang Sambas ini menolak keras kebijakan pemerintah dan akan melakukan aksi bersama mahasiswa dalam waktu dekat terkait kebijakan tersebut.

“Kami HMI Cabang Sambas sangat tegas menyatakan penolakan terhadap kebijakan pemerintah menaikkan BBM dan meminta pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut,” pintanya (Dra)

Share :

Baca Juga

Gas Subsidi 3Kg

Info Pasar

Temajuk Perlu Penambahan Kuota Gas LPG 3 Kg Bersubsidi
Cap Go Meh 2023

Info Pasar

Pedagang Kecil Rasakan Dampak Ekonomi Keramaian CGM
Agen Jeruk mensortir buah jeruk

Info Pasar

Harga Jeruk Naik 1.000 Rupiah Perkilo
Ramli menjelaskan teknik modifikasi jeruknya menjadi Jeruk Moraga kepada Bupati Sambas Satono dan Kadistan KP Musanif

Info Pasar

Kembangkan Jeruk Moraga, Ramli Raup Cuan 12 Jutaan Perbulan
Suasana Pasar Tradisional Kartiasa yang sepi pengunjung

Info Pasar

Pasar Tradisional Kartiasa Sepi Pengunjung
Staf Ahli Kementrian BUMN Loto Srinaita Ginting

Info Pasar

Staf Ahli Kementerian BUMN Salut PLN Dorong Kemajuan UMKM Kalbar
Wakil Menteri Serawak YB Dato Sri Prof Dr Sim Khui Khian

Info Pasar

Festival Taste of Asia Dibuka Wakil Ketua Menteri Serawak, Malaysia
Warga antusias membeli sembako murah pada operasi pasar yang digelar Disperindag ESDM Kalbar di Pasar Sambas

Info Pasar

Warga Sambut Operasi Pasar Disperindag ESDM Kalbar di Sambas
error: Content is protected !!