Home / Pemerintahan / Pendidikan

Senin, 7 September 2026 - 06:20 WIB

Pemkab Sambas Perpanjang PJJ Dampak Asap Karhutla

Kondisi Kabut Asap Karhutla yang semakin tebal, Pemkab Sambas kembali memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kabupaten Sambas.

Kondisi Kabut Asap Karhutla yang semakin tebal, Pemkab Sambas kembali memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kabupaten Sambas.

Sambas Times. Pemerintah Kabupaten Sambas kembali memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat dampak Asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Sambas.

Perpanjangan PJJ merujuk surat Bupati Sambas Nomor 400.3.2/358/DISDIKBUD-SET tanggal 2 September 2026. Perihal PJJ dampak Karhutla dan hasil pemantauan terhadap kualitas udara di wilayah Kabupaten Sambas.

Pada surat edaran yang dikeluarkan tanggal 6 September 2026 itu. Ditujukan kepada Korwil Disdikbud Kabupaten Sambas, Pengawas SD dan SMP, Kepala Satuan Pendidikan PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs Negeri/Swasta se Kabupaten Sambas.

Berikut 7 poin perpanjangan PJJ
  1. Sebagai langkah perlindungan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan dari dampak pencemaran udara, moda pembelajaran secara PJJ diperpanjang hingga 7 September hingga 9 September 2026.
  2. Penghentian sementara Pembelajaran Tatap Muka tidak memaknai sebagai libur, dan tidak mengurangi hak peserta didik untuk memperoleh layanan pembelajaran.
  3. PJJ dilaksanakan dalam moda Daring, Luring atau kombinasi keduanya. Dengan mempertimbangkan ketersediaan listrik, jaringan internet dan perangkat pada peserta didik.
  4. Bagi satuan pendidik yang belum memiliki akses listrik dan atau jaringan internet, pembelajaran dilakukan secara Luring melalui modul pembelajaran cetak, lembar aktivitas, penugasan berbasis rumah, pendampingan guru kunjung dengan tetap memperhatikan keselamatan dan atau pemanfaatan radio dan televisi lokal.
  5. Beban Belajar selama masa darurat disederhanakan dengan berfokus pada penguatan literasi, numerasi dan penguatan karakter. Serta tidak memberikan penugasan yang membebani peserta didik dan orang tua atau wali.
  6. Satuan pendidik tetap mencatat kehadiran dan keterlibatan belajar peserta didik serta melakukan komunikasi berkala dengan orang tua atau wali.
  7. Satuan pendidikan tetap membuka layanan administrasi dan konsultasi secara terbatas dengan penerapan protokol kesehatan.
BACA JUGA:  BEM Poltesa dan UNISSAS Gelar FGD dan Sosialisasi Pasca Pemilukada

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Komisi IV DPRD Kalbar

Pemerintahan

Terkendala Aturan TWA, Akhirnya Tiang Listrik Sungai Bening Dikerjakan PLN
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Irup Hari Lahir Pancasila
Sehan A Rahman Anggota DPRD Sambas

Pemerintahan

Hadirkan OPD, Sehan Sambut Safari Ramadan Pemda Sambas
Pasar Murah

Pemerintahan

Pasar Murah Langkah Pemda Sambas Jaga Stabilitas Harga Sembako
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Buka Seminar dan Rakerda ke-2 PPNI
Hari Anak Nasional

Pemerintahan

Peringatan HAN di Sambas Bangun Masa Depan Anak Indonesia
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Jembatan Berkemajuan Desa Tebing Batu Akan Segera Dibangun
Kabag Prokopim

Pemerintahan

Kades Sulung Apresiasi Dibangun Jembatan Berkemajuan
error: Content is protected !!