Sambas Times. Anggota DPRD Kalbar H Subhan Nur menyambut baik Seminar Budaya Melayu yang digelar Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sambas, serta mengajak untuk menyelamatkan aset-aset budaya Melayu.
“Alhamdulillah hari ini bisa menghadiri seminar tentang Standarisasi Upacara Adat Melayu Sambas di Kabupaten Sambas. Saya minta MABM daoat menyelamatkan aset-aset budaya Melayu Sambas,” pesan H Subhan Nur.
Subhan menyampaikan, bahwa adat budaya melayu tidak bertentangan dengan syariat islam. Oleh karena itu kita hari ini harus sepakat dengan adat budaya pernikahan kita, mana adat yang dibuang dan harus dipertahankan,” ujarnya.
Saya mengucapkan terima kasih kepada yang hadir yang telah mengorbankan tenaga dan waktu untuk menyatukan persepsi. Demi keseragaman tata cara Standarisasi Upacara Adat Melayu Sambas.
“Kebanggaan kita sebagai orang Sambas karena kita punya simbol kerajaan. Yaitu Istana Alwatzikhoebillah, adat istiadat kita tidak kalah dengan budaya lain, sehingga kita harus bangga melestarikannya,” ajaknya.
Pada hari ini, aset aset seperti itu harus kita jaga. Kita kenalkan dengan anak cucu kita bahwa budaya melayu perlu kita support dan angkat agar tidak hilang ditelan zaman.
“Jangan sampai kita terpecah belah, karena melayu itu terkenal dengan persatuan dan kekuatan ukhuwahnya. Insya Allah apabila melayu kuat maka kita dapat menjadi umat yang terbaik,” motivasinya. (Ris)















