Home / Pemerintahan

Kamis, 10 September 2026 - 21:21 WIB

Sespimen Dikreg 67 Gelar FGD Bahas Karhutla Kabupaten Sambas

Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo bersama Ketua Tim/Perwira Pendamping Kombespol Deny Agung Andriana dari Sespimen Dikreg 67 di Mapolres Sambas, Rabu (9/9/2026) lalu.

Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo bersama Ketua Tim/Perwira Pendamping Kombespol Deny Agung Andriana dari Sespimen Dikreg 67 di Mapolres Sambas, Rabu (9/9/2026) lalu.

Sambas Times. Polres Sambas menerima kedatangan 10 Peserta Didik (Serdik) Sespimen Dikreg 67 Tahun 2026 untuk membahas strategi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Sambas.

Pembahasan Karhutla yang menjadi perhatian serius itu di bahas melalui Focus Group Discussion (FGD) di Aula Dhira Wijaya Polres Sambas, Rabu (9/9/2026) lalu.
‎
Pembahasan dihadiri Ketua Tim/Perwira Pendamping Kombespol Deny Agung Andriana, Perwira Pendamping Kombespol Grace Krisna, Kapolres Sambas, Wakapolres, pejabat utama, para Kapolsek jajaran serta personel Polres Sambas.
‎
‎Kombespol Deny Agung Andriana menjelaskan, kehadiran Serdik Sespimen Dikreg 67 merupakan bagian dari upaya membantu penanganan karhutla yang saat ini menjadi salah satu perhatian utama pemerintah.

BACA JUGA:  Pangdam XII Tanjungpura Kunjungi Yonif 645 Garda Tama Yudha

“Tim akan mendorong kolaborasi serta pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, “tegasnya.
‎
‎Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono menjelaskan, kondisi cuaca yang panas dan kering menjadi tantangan dalam penanganan karhutla.

Selain faktor cuaca, ujarnya lagi, masih terdapat kebiasaan sebagian masyarakat membuka lahan dengan cara membakar, meski pelaksanaannya tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku.
‎
‎“Saat ini kita menangani tiga laporan terkait dugaan pembakaran hutan. Di sisi lain, kebakaran yang cukup besar, khususnya di Kecamatan Teluk Keramat masih dalam penanganan, karena sumber api belum seluruhnya diketahui, ”kata Sadoko.
‎
‎Tantangan lain, kata dia, keterbatasan sumber air di sejumlah lokasi. Berdasarkan situasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, terdapat 64 titik api di Kabupaten Sambas, dengan 46 titik berada di Kecamatan Teluk Keramat.

BACA JUGA:  Bupati Salurkan Bantuan Pascabanjir Donatur ke Bukit Sigoler

“Diharapkan kehadiran Serdik Sespimen dapat memperkuat kolaborasi dan memberikan solusi strategis dalam penanganan karhutla, “harapnya.
‎
Pada FGD itu, Kabagops Polres Sambas memaparkan strategi penanganan karhutla, termasuk gambaran situasi wilayah dan kawasan yang menjadi titik rawan kebakaran.

Seluruh personel Polres Sambas juga diminta mendukung dan berkolaborasi dengan Serdik selama pelaksanaan kegiatan di wilayah hukum Polres Sambas.
‎

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Pemda Sambas dan PKL kembali menggelar pertemuan terkait lokasi dagang PKL terdampak Pedestrian

Pemerintahan

Pemda Sambas Kembali Bahas Penataan PKL Terdampak Pedestrian
Ketua Tim Itjen Agus Salim saat melakukan evaluasi penyuluh agama daerah terluar Indonesia

Pemerintahan

Itjen Kemenag Evaluasi Kinerja Penyuluh Daerah Terluar Indonesia
Kabupaten Sambas Pesisir

Pemerintahan

DPRD Kalbar Minta DOB KSP Tak Tersendat Karena Administrasi
Dprd Sambas

Pemerintahan

Figo: Konsultasi Kemenpan RB Tindak Lanjut RDP DPRD Sambas
Ivandri juru bicara Fraksi Persatuan Demokrat menyerahkan PU Fraksinya kepada Ketua DPRD Sambas Abu Bakar

Pemerintahan

Fraksi Persatuan Demokrat Apresiasi RAPBD 2024
Kecamatan Tangaran

Pemerintahan

Persiapan PISEW Tangaran di Merabuan dan Arung Parak Capai 30 Persen
Satgas TMMD

Pemerintahan

Warga Desa Ratu Sepudak Sambut Pengobatan Gratis Satgas TMMD Regtas ke-126
Karhutla

Pemerintahan

Polres Sambas Uji Coba X-Fire Padamkan Api Lahan Gambut
error: Content is protected !!