Sambas Times. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sambas menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pendidikan Antikorupsi (PAK) Jenjang SMP Tahun 2026, Senin (22/9/2026).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sambas, Arsyad SPd MPd menjelaskan, pendidikan antikorupsi jangan hanya dimaknai sebagai pembelajaran tentang tindak pidana korupsi.
“Bimtek ini jangan hanya dimaknai sebagai pembelajaran saja, karena pada hakikatnya pendidikan antikorupsi merupakan pendidikan karakter dan pembentukan budaya integritas, “ujar Arsyad menjelaskan.
Perbup Sambas No 25 Tahun 2021 mendefinisikan pendidikan karakter dan budaya antikorupsi sebagai kompetensi yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang menunjukkan perilaku antikorupsi dalam kehidupan, di mana pun, kapan pun, dan dalam suasana bagaimanapun.
Menurut Arsyad, keberhasilan PAK tidak cukup diukur dari seberapa banyak peserta didik mampu menjelaskan pengertian korupsi. Namun yang terpenting apakah peserta didik jujur ketika mengerjakan tugas.
Termasuk disiplin terhadap aturan, bertanggung jawab terhadap amanah, berani menyampaikan kebenaran, peduli terhadap lingkungan, mandiri, adil, sederhana, dan bekerja keras.
“Nilai-nilai tersebut harus diterapkan dalam implementasi pendidikan karakter dan budaya antikorupsi, yaitu kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan, kepedulian, kemandirian, disiplin, keadilan, kerja keras, dan keberanian, “ingatnya.
PAK bukanlah mata pelajaran baru yang menambah beban kurikulum sekolah, oleh karenanya, peserta bimtek harus dapat mengimplementasinya, dimulai tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga penilaian hasil belajar.
“Sekolah dan guru harus mengembangkan perangkat pembelajaran, memetakan, mengintegrasikan, memilih metode pembelajaran, serta menggunakan media pembelajaran menarik dan menyenangkan, “imbaunya.

Ketua Panitia Pelaksana, Siti Nurhayati SPd MPd menjelaskan, tujuan bimtek untuk mendukung implementasi PAK bagi satuan pendidikan pada jenjang SMP.
Ia menjelaskan, Bimtek diikuti wakil Kepala Sekolah bagian kurikulum dari 130 Satuan Pendidikan SMP, baik negeri maupun swasta, yang tersebar di wilayah Kabupaten Sambas.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk saling bersinergi, bertukar pikiran, dan berkolaborasi demi meningkatkan implementasi PAK jenjang SMP di Kabupaten Sambas, “ajaknya semangat.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times














