Sambas Times. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berkolaborasi bersama TP-PKK Kabupaten Sambas menggandeng pelajar SMP mengikuti pelatihan Tenun Sambas, di Balai Latihan Kerja (BKL), Kamis (1/10/2026).
Upaya menjaga warisan leluhur ini berjudul “Tenun Goes To School” berlangsung selama Tiga hari, mulai dari tanggal 1 hingga 3 Oktober 2026, megusung tema ““Berkreasi dengan Kain Tenun, Melestarikan Budaya Sambas”.
Kolaborasi Disdikbud dan TP-PKK untuk membekali generasi muda mengikuti pelatihan tenun dengan peserta dari jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) se-Kota Sambas.
Ketua TP-PKK Kabupaten Sambas, Hj Yunisa Satono mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sambas, khususnya Disdikbu yang telah bersinergi menyukseskan program inisiatif TP-PKK ini.
Yunisa mengucapkan terima kasih kepada Disdikbud yang telah memberikan dukungan penuh pada pelatihan tenun sambas bagi pelajar SMP.
“Diharapkan ilmu yang diserap para peserta tidak berhenti di sini, tetapi benar-benar diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan terus dikembangkan di masa depan, ”harapnya.
Ia menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda menjaga warisan budaya local, karena tenun Sambas bukan sekadar kain, melainkan khazanah kebanggaan daerah yang nilainya sangat tinggi dan harus dijaga oleh generasi muda.
“Kami ingin melihat semangat adik-adik pelajar dalam mempelajari dan melestarikan tenun khas Sambas, karena m,ereka yang nantinya menjadi benteng pertahanan budaya menjaga warisan luhur agar tidak hilang ditelan zaman, ”tegasnya.
Melalui pelatihan intensif ini, diharapkan para siswa SLTP Kota Sambas tidak hanya mengenal teknik menenun, tetapi menumbuhkan rasa bangga serta cinta terhadap identitas kebudayaan daerahnya sendiri.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times
















