Home / Pemerintahan

Rabu, 4 September 2024 - 10:51 WIB

Angka Kekerasan Gen-Z di Sambas Makin Meningkat

Suasana FGD Solusi dan Pencegahan terhadap Fenomena Kekerasan Gen-Z di Kabupaten Sambas, Selasa (3/9/2024).

Suasana FGD Solusi dan Pencegahan terhadap Fenomena Kekerasan Gen-Z di Kabupaten Sambas, Selasa (3/9/2024).

Sambas Times. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), tahun 2022, tercatat 53 kasus kekerasan seksual di Kabupaten Sambas.

Adapun untuk kategori usia remaja, kejadian hamil diluar nikah kerap terulang, belum lagi perundungan sesama teman sekolah, kontak fisik, sampai konvoi kendaraan secara liar dan merusak fasilitas publik.

Angka kekerasan ini disampaikan pada FGD yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin (IAIS) Sambas dan Cyber Borneo Nusantara (CBN).

FGD berjudul “Solusi dan Pencegahan terhadap Fenomena Kekerasan Gen-Z di Kabupaten Sambas” diikuti puluhan peserta SMA/sederajat dan sejumlah mahasiswa.

Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan Sambas, Utami Sri Andayani menjelaskan, perilaku melanggar norma hukum dan kesusilaan dikalangan anak maupun remaja akibat penggunaan Gadget yang salah.

BACA JUGA:  TP-PKK Tangaran Perkuat Progam Sambas Berkah Berkemajuan

“Orang tua harus meningkatkan pengawasan anak terhadap penggunaan gadget. Ia beralasan, piranti canggih jika tidak mampu dimanfaatkan kearah kebaikan, maka posisinya tak ubah setan gepeng,” katanya, Selasa (3/9/2024).

Ia mengimbau orang tua agar perangkat elektronik seperti handphone, penggunaannya mendapatkan perhatian serius. Sehingga tidak mempengaruhi anak dan menyebabkan muncul perilaku menyimpang.

Angka Kekerasan Kabupaten Sambas Tertinggi se Kalbar

Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Rahmad Kartono mengaku prihatin dengan kondisi Kabupaten Sambas. Baru tiga bulan bertugas banyak rentetan kasus kekerasan seksual, sehingga menempati angka tertinggi di Kalbar.

Melalui forum Focus Grup Discussion (FGD), Kasat Reskrim Polres Sambas mengajak generasi z dan alpha agar mampu melindungi diri dari ancaman bullying. Baik secara verbal maupun non-verbal.

BACA JUGA:  Bupati Satono Resmikan Tugu Alo Enggang Desa Maribas

“Sambas dahulu dikenal dengan peradabannya yang luhur, berbudi pekerti tinggi, serta religius. Bahkan dikenal ‘Serambi Mekkah’, namun kini nyaris hilang bekasnya, mengingat kasus asusila marak terjadi”, ujar Rahmad.

Ketua BEM IAIS Asrul menjelaskan, kegiatan FGD berawal dari keresahan tatkala melihat realita kekerasan, mulai tingkat anak-anak, remaja usia dini.

Ia menambahkan, bahkan mahasiswa pun tak luput jadi sorotan, sehingga kami mencoba mengangkat topik ini agar ditemukan solusi bersama.

“Melalui FGD ini, diharapkan kekerasan dalam bentuk apapun dapat diminimalisir dan termonitor semua pihak tanpa kecuali”. Tegas Asrul, selaku Ketua BEM IAIS Sambas.

Penulis : Muhammad Ridho| Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Ketua Komisi I DPRD Sambas Lerry Kurniawan Figo menyampaikan tujuan Kunker Lintas Komisi DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Komisi DPRD Evaluasi SOPD ke Pemprov Kalbar
Camat Tangaran Suhut Firmansyah memimpin Rapat Koordinasi bersama Korwil Disdikbud menindaklanjuti arahan Bupati Sambas untuk memutus mata rantai ATS.

Pemerintahan

Dukung Bupati Sambas Putus Mata Rantai Anak Tidak Sekolah
Wakil Ketua DPRD Sambas Ferdinan Syolihin mendampingi Pemdes Mekar Sekuntum ke BPJN XX Kalbar

Pemerintahan

DPRD Dampingi Pemdes Mekar Sekuntum Kunjungi BPJN XX Kalbar
Sehan A Rahman Anggota DPRD Sambas.

Pemerintahan

Sehan: Jalan Nasional Menuju Temajuk Tingkatkan Ekonomi Perbatasan
Bupati Sambas

Pemerintahan

Bupati Satono Dukung Penanaman Pohon Serentak
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Akan Bangun PJU Pesantren Khusnul Mubarok
Suasana Rakor Pelaksanaan TMMD ke-116 yang dibuka Dandim 1208 Sambas Letkol Inf Dadang Armada Sari diruang Asisten III Setda Sambas.

Pemerintahan

Kodim dan Pemda Sambas Rakor Pelaksanaan TMMD Reg Tas ke-116
bupati sambas h satono

Pemerintahan

Bupati Ajak Lestarikan Penyu Paloh
error: Content is protected !!