Sambas Times. Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) menargetkan kehadiran 1.500 peserta untuk menyukseskan Bubor Paddas 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 14 November 2026 di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat.
Sejauh apa budaya daerah dapat bertahan, ketika generasi mudanya berada jauh dari kampung halaman? Pertanyaan tersebut menjadi salah satu semangat di balik kembalinya Bubor Paddas KMKS 2026 dan Silaturahmi Akbar Mahasiswa Sambas.
“Target tersebut meningkat sekitar 400 peserta atau 36,4 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya, yang berhasil menghadirkan kurang lebih 1.100 peserta,” kata Ketua Umum KMKS, Azwar Abu Bakar, Sabtu (7/11/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah in sebagai upaya KMKS memperluas ruang pertemuan, serta mempererat hubungan antar mahasiswa asal Kabupaten Sambas yang menempuh pendidikan di berbagai wilayah, khususnya Kota Pontianak.
Ia menegaskan, mengusung konsep silaturahmi akbar, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi sebagai wadah untuk mempertemukan mahasiswa Sambas dalam satu ruang kebersamaan.
Di tengah kesibukan perkuliahan dan kehidupan di perantauan, momentum ini diharapkan mampu menghidupkan kembali rasa kekeluargaan, kepedulian, serta kebanggaan terhadap identitas daerah.
“Bubor Paddas bukan hanya tentang mempertahankan tradisi makan bersama, melainkan juga tentang bagaimana mahasiswa Sambas tetap memiliki ikatan dengan tanah kelahirannya,“ ujar Azwar Abu Bakar menjelaskan.
Menurutnya, jauh dari kampung halaman, bukan berarti jauh dari budaya dan identitas. Bubor Paddas 2026 menjadi ruang mempertemukan mahasiswa Sambas, memperkuat persaudaraan, serta menunjukkan budaya daerah tetap hidup di tengah generasi muda,
Ia berharap target 1.500 peserta dapat menjadi semangat bersama untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa Sambas di perantauan, khususnya Pontianak.
“Keberhasilan kegiatan ini tidak saja diukur dari banyaknya peserta yang hadir, tetapi sejauh mana kegiatan tersebut mampu membangun hubungan kekeluargaan dan menumbuhkan kepedulian terhadap daerah asal,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times














