Home / Kesehatan

Senin, 3 Oktober 2022 - 11:27 WIB

Bersama Cegah Stunting di Kabupaten Sambas

 Bupati Sambas Satono membuka kegiatan cegah stunting melalui peran kader PKK Kabupaten Sambas

Bupati Sambas Satono membuka kegiatan cegah stunting melalui peran kader PKK Kabupaten Sambas

Sambas Times. Bupati Sambas Satono meminta Dinas P3AP2KB Sambas gencar mengajak semua pihak turut bersama mencegah stunting, serta mensosialisasikannya di Kabupaten Sambas.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka kegiatan cegah stunting melalui peran kader PKK Kabupaten Sambas, di SDN 12 Pemangkat, Desa Penjajab, Kecamatan Pemangkat, Senin (3/10/2022).

“Tidak hanya sosialisasi kepada ibu PKK. Namun diharapkan bisa turun lapangan disampaikan langsung kepada masyarakat dengan pendampingan PKK,” pesan Bupati Sambas Satono.

Untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Sambas, tidak saja di lakukan Dinas P3AP2KB. Tetapi semua pihak dan Instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.

“Saya mengajak semua pihak dan dinas terkait untuk turut berkolaborasi menurunkan angka stunting di Kabupaten Sambas,” ajak Bupati.

Bupati mengingatkan, hasil sosialisasi ini bisa di sampaikan kepada masyarakat, sehingga semua mengetahui upaya pencegahannya.

BACA JUGA:  Kecamatan Sajad Gelar Lokmin Lintas Sektor Bidang Kesehatan Tahun 2022

“Kita harap, sosialisasi yang digelar ini dapat diinformasikan, sehingga hasil sosialisasi tersebut, pesannya bisa sampai kepada masyarakat bawah,” imbaunya.

PLT Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Muslimat mengapresiasi upaya yang dilakukan Bupati Sambas untuk mencegah stunting di Kabupaten Sambas.

“Kita berikan apresiasi kepada Bupati Sambas yang terus berkomitmen mendukung program Bangga Kencana dalam uoayah mencegah dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Sambas,” ucapnya.

Saat ini angka stunting di Kabupaten Sambas masuk 4 tertinggi di Kalbar. Dengan gencarnya Pemerintah Kabupaten Sambas menekan angka stunting dapat merubah angka tersebut.

“Ia berharap angka stunting di Kabupaten Sambas bisa menurun. Yang tadinya masuk 4 tertinggi di Kalimantan Barat dengan turun mengupdate data bisa berubah,” harapnya.

P3AP2KB

Kadis P3AP2KB Sambas dr Fattah Maryunani mengatakan, dari data Tahun 2021 angka stunting kita masih sangat tinggi.” Tahun 2022 ini terus gencar disosialisasikan, mudah-mudahan tahun ini bisa turun,” harapannya.

BACA JUGA:  Bupati Serahkan Truk Sampah CSR Bank Kalbar Untuk Kecamatan Tebas

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan, bahwa penyebab terjadinya stunting adalah pernikahan dini di bawah usia 19 tahun.

“Salah satu penunjang terjadinya stunting adalah pernikahan dini dibawah 19 tahun, sehingga perlu pengawasan dan pendampingan.” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, juga diserahkan secara simbolis pelayanan adminduk berupa kartu KIA dan akta kelahiran oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sambas kepada warga.

Dalam kegiatan ini, Bupati Sambas menyerahkan bantuan Sembako, benih ikan, dan bibit tanaman kepada masyarakat di ikuti Ketua TP PKK Sambas, Dandim 1208 Sambas dan Plt kepala perwakilan BKKBN Kalbar. (Dra)

Share :

Baca Juga

Kepala BPJS Kesehatan KC Singkawang, Eka Susilamijaya SE, AAK menyampaikan tunggakan BPJS Singbebas

Kesehatan

Tunggakan BPJS Kesehatan Sambas Capai 67 Miliar, Terbesar di Singbebas
Kemenag Kabupaten Sambas menggelar kegiatan Stunting, Rabu (22/2/2023).

Kesehatan

Kemenag Sosialisasi Percepatan Penurunan Angka Stunting
Lima Balita didampingi orang tuanya menerima penghargaan dari Puskesmas Semparuk

Kesehatan

Rutin Imunisasi, Lima Balita Terima Penghargaan
KUPS Intuyut Jaya Lestari melakukan penanaman pohon dalam memperingati Hati Gerakan 1 Juta Pohon,

Kesehatan

Hari Gerakan 1 Juta Pohon, KUPS Intuyut Tanam Pohon di Lahan Gambut
Anwari saat menghadiri rembuk Stunting, Desa Saing Rambi, Kecamatan Sambas, Kamis (22/6/2023).

Kesehatan

Ketua Komisi IV Sebut Desa Ujung Tombak Perangi Stunting
Dinas kesahatan Kabupaten Sambas

Kesehatan

Dinkes Gelar Program Percepatan Pencegahan Covid-19
Pengiat Komunitas Darah Segar Kabupaten Sambas Atang Abdullah.

Kesehatan

Sambas Perlu Tempat Penampungan Darah Segar
Kepala Puskesmas Tebas foto bersama usai kegiatan edukasi kesehatan

Kesehatan

Puskesmas Tebas Gelar Edukasi Kesehatan di Desa Pusaka
error: Content is protected !!