Home / Pendidikan

Senin, 19 Desember 2022 - 15:11 WIB

Dosen Poltesa Dampingi KWT Olah Limbah Jadi Eco Enzyme

Dosen Pendamping Poltesa bersama KWT memperlihatkan hasil Eco Enzyme, Senin (19/12/2022).

Dosen Pendamping Poltesa bersama KWT memperlihatkan hasil Eco Enzyme, Senin (19/12/2022).

Sambas Times. Dosen Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) melakukan pendampingan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) mengolah limbah pertanian menjadi Eco Enzyme.

Pendampingan membuat eco enzyme yang dilaksanakan di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Pendampingan tersebut merupakan Tridharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan dosen, salah satunya pendampingan membuat eco enzyme pada KWT,”. Kata Dosen Pendamping Harmoko, Senin (19/12/2022).

Ia mengatakan, dari pengolahan limbah pertanian tersebut menghasilkan produk berupa cairan serbaguna yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dan rumah tangga.

Ia menyampaikan, dipilihnya Desa Rantau Panjang sebagai lokasi pendampingan, karena berdasarkan potensi desa memiliki tanaman jeruk dan sejumlah agen jeruk.

“Jadi setiap musim panen akan menghasilkan limbah buah jeruk, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku eco enzyme,” jelas Harmoko.

BACA JUGA:  Pelajar MAN IC Juara II Economic Dan Banking Olympiad XII

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan telah dilakukan sejak bulan Agustus hingga awal Desember 2022, diawali sosialisasi kepada KWT bulan Agustus dan September dilanjutkan proses pengolahan.

“Proses pembuatan dilakukan pendampingan, mulai dari pemilihan bahan baku, pembuatan sampai penyimpanan. dan pada bulan Desember, eco enzyme dipanen,” jelasnya.

Ia menjelaskan, penyelenggara kegiatan berasal dari Pusat Penelitian dan Pengabdian Mayarakat (P3M) Poltesa. Dan sebagai pelaksana adalah dosen sebagai pengusul kegiatan.

“Sasaran program ini ialah KWT, yang dalam kesehariannya bersentuhan dengan kegiatan pertanian. Selain memiliki tanaman jeruk, kelompok ibu-ibu ini selalu dihadapkan pada limbah jeruk dari agen pengepul buah,” jelasnya.

BACA JUGA:  HUT Ke-69 Pemprov Kalbar, Wabup Hero Ajak Kolaborasi Pembangunan
KWT Rasakan Manfaat Program Eco Enzyme

Ketua KWT Desa Rantau Panjang Mery mengucapkan terima kasih atas pendampingan pembuatan eco enzyme dari Dosen Pendamping Poltesa. Mulai dari tahap sosialisasi sampai proses pembuatan eco enzyme.

“Kami ibu-ibu yang tergabung dalam KWT sangat antusias dengan program ini. Sarena mengolah limbah dari bahan buah sangat mudah dan murah. Sehingga limbah jeruk bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya puas.

Alhamdulillah dosen pendamping memberikan ilmu bermanfaat, sehingga hasil belajar dan penelitian yang didapat dilaksanakan sebagai bentuk tanggungjawab Pengabdian Kepada Masyarakat (KPM).

“Banyak manfaat didapat dari pembuatan eco enzyme, sehingga tujuan KPM dari ilmu pengetahuan dari hasil penelitian sangat membantu masyarakat,” ucap Mery. (edo)

Share :

Baca Juga

Dewan Pendidikan Kabupaten Sambas

Pendidikan

Dewan Pendidikan Kabupaten Sambas Mantapkan Program Kerja
Pjs Bupati Sambas Marlyna memimpin upacara Hari Santri Nasional

Pemerintahan

Pemda Sambas Gelar Upacara Hari Santri Nasional
kondisi ruang kelas SDN 44 Segarau Parit

Pendidikan

Ferdinan Tinjau Ruang Kelas SDN 44 Segarau Yang Rusak Parah
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Poltesa Terima Bencmarking SMK Negeri Unggulan Sambas
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Visi Misi Direktur Poltesa Disampaikan Dalam Sidang Terbuka Senat
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Dosen Poltesa Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Perpajakan
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Hadiri Dies Natalis Universitas OSO
Gathering Kader PMII Cabang Sambas

Pendidikan

PMII Cabang Sambas Gandeng Kader Gelar Gathering
error: Content is protected !!