Sambas Times. Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin (IAIS) Sambas dan Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Sambas melanjutkan kembali kerjasama pendidikan yang mulai 18 Desember 2022 lalu.
Tindak lanjut kerjasama dihadiri sejumlah unsur pimpinan IAIS Sambas, diantaranya, Dr Hifza Wakil Rektor (Warek 1), Oskar Hutagaluh Warek 2, Dr Sumar’in Warek 3, beserta jajaran disambut langsung Direktur ADI Ustad Darwadi.
Warek 3 Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Dr Sumar’in menjelaskan. Tujuan penjajakan bersama kampus ADI Sambas guna pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), baik dari ADI dan IAIS.
“Tujuan penjajakan untuk menjalin kerjasama dengan pihak ADI Sambas, terutama pengembangan SDM mahasiswa ADI bisa melanjutkan dan menempuh pendidikan di IAIS Sambas,” ujar Sumar’in, Senin, (2/1/2022).
Ketua Program Studi (Kaprodi) KPI Nurul Hidayat menyambut baik kerjasama yang dilakukan. Ia berharap mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas mahasiswa di Prodi KPI.
“Saat ini jumlah mahasiswa di prodi KPI dan BPI termasuk sedikit. Dengan tambahan mahasiswa ADI yang berjumlah 13 orang pada tahun ajaran baru mendatang,” sebut dia.
Melalui kerjasama ini, ia berharap mampu menjadi studi banding mahasiswa dalam berpikir selama menempuh pendidikan. Dan kerjasama tersebut bisa terus berlangsung.
“Ia berharap kerjasama ini bisa terus berlangsung, sehingga bisa menjadi studi banding bagi mahasiswa dalam meningkatkan pendidikannya,” harap Nurul Hidayat. (Ris)















