Sambas Times. Anggota DPRD Kabupaten Sambas Yakob Pujana ajak warga Tionghoa merayakan Imlek 2574 tahun China dengan sederhana dan mengedepankan rasa saling menghargai.
“Kita harus kedepankan rasa saling menghargai, dan tidak membunyikan mercon waktu saudara kita beribadah, kedepankan kerukunan menuju Sambas Berkemajuan,” kata Yakob (18/1/2023) malam.
Mewakili warga pasar, Legislator PKB Kabupaten Sambas ini mengatakan setelah vakum kurang lebih 3 tahun akibat Covid-19. Akhirnya pada 2023 bisa kembali menggelar Budaya Nusantara.
“Imlek merupakan peringatan terbesar bagi orang china. Imlek biasanya dirayakan selama 15 hari, dan hari ini akhirnya kita bisa merayakannya,” jelasnya.
Ditengah situasi ekonomi dunia tidak menentu, Yakob menghimbau warga Tionghoa untuk merayakan Imlek secara sederhana dan tidak berlebihan.
“Akan lebih bermakna apabila kita menyisihkan sedikit penghasilan kita untuk diberikan kepada yang lebih memerlukan,” ajaknya. (Ris)















