Sambas Times. Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) bersama Universitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak menggelar sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Selasa, (31/1/2023).
Sosialisasi di Gedung Kuliah Bersama Poltesa ditujukan kepada kepada guru tingkat SLTA dan Madrasah yang terdapat di Kabupaten Sambas, Bengkayang, dan Kota Singkawang.
Hadir dalam sosialisasi tersebut Direktur Poltesa Yuliansyah, beserta jajaran, Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik UNTAN Dr Ir Radian MS beserta rombongan.
Radian menjelaskan, untuk kompetensi test yang akan dilaksanakan pada tahun ini tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan seleksi tahun sebelumnya.
“PMB tidak jauh berbeda dari tahun lalu, dalam pelaksanaan tidak berbeda. Hanya 1 model test yang berbeda pada soal yang berbasis test ada yang skolastik dan ada mata pelajaran,” jelas dia.
Ia berharap dari sosialisasi tersebut banyak informasi yang didapatkan guru, sehingga bisa kembali disosialisasikan kepada siswa-siswi sekolahnya.
“Kita harapkan dengan kebersamaan ini banyak informasi yang kita dapatkan, dan apabila tidak lolos Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) masih bisa ikut tes seleksi nasional berbasis mandiri,” jelasnya.

Bangga Poltesa Menjadi Sub-UTBK di Kalbar
Direktur Poltesa Yuliansyah mengaku bahagia karena Poltesa menjadi Sub-UTBK di Kalbar, karena tahun-tahun sebelumnya UTBK hanya dilaksanakan di Pontianak.
“Kami berbahagia karena mulai tahun lalu Poltesa menjadi Sub-UTBK di Kalbar luar pontianak, dan pelaksanaan ini disambut baik pihak UNTAN,” ulas dia.
Yuliansyah menuturkan bahwa pelaksanaan Sub-UTBK di Poltesa memberikan akses mudah sekaligus meringankan beban calon mahasiswa.
“Ini mempermudah akses bagi mahasiswa sekaligus meringankan beban biaya, karena tidak harus ke Pontianak untuk ikut test,” jelasnya.
Sebagai bentuk memotivasi meningkatkan calon siswa yang akan melaksanakan studi lanjutan, Yuliansyah menyebut bahwa hal tersebut tanggungan moral seluruh elemen.
“Semakin banyak daerah yang siswanya melanjutkan studi, baik jangka pendek dan panjang. Secara langsung turut meningkatkan IPM yang ada di kabupaten/kota tersebut,” pungkasnya. (Ris)
















