Sambas Times. Lomba Bekesah yang digelar Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas dapat menambah wawasan tentang sejarah, budaya dan legenda daerah.
Ungkapan itu disampaikan Tan Aminardi Guru SMP Negeri 8 Sambas yang juga Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kecamatan Sambas, saat menyaksikan Lomba Bekesah, Rabu, (24/9/2025).
Didampingi Juhaidi Guru SMP Negeri 8 Sambas, Tan Aminardi memberikan apresiasi Lomba Bekesah yang berlangsung. Ia menilai, peserta tampil luar biasa, sekian cerita, ada Pantun, Lagu dan Syair yang dibawakan.
“Peserta dari setiap sekolah yang tampil sangat baik, selain menambah wawasan pelajar. Lomba bekesah ini merupakan upaya menggali potensi budaya generasi muda Kabupaten Sambas,” kata Tan Aminardi.
Ia berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas. Khususnya Bidang Kebudayaan terus melaksanakan lomba bekesah pada Pameran Temporer Museum Daerah Sambas tahun mendatang.
“Melalui agenda lomba yang digelar setiap tahunnya, tentu memotivasi sekolah menyiapkan siswa-siswi nya untuk mengikuti lomba. Serta upaya mencari cerita atau legenda yang dibawakan pada lomba,” sarannya.
Dalam kesempatan itu, Tan Aminardi memberikan apresiasi Cenderamata yang diberikan kepada peserta, dan memang penampilan mereka rata-rata baik. Sehingga memotivasi peserta yang belum mendapat kesempatan menjadi juara.
“Apresiasi kepada Kabid Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Sambas yang telah memberikan cendramata kepada seluruh peserta. Sehingga mereka yang belum berhasil juara, termotivasi menjadi yang terbaik pada lomba tahun mendatang,” pungkasnya.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















