Home / Kesehatan / Pemerintahan

Rabu, 22 Februari 2023 - 15:14 WIB

P3AP2KB Sosialisasi Stunting Kepada Calon Pengantin

Widi Astuti dari Dinas P3AP2KB Kabupaten Sambas menyampaikan sosialisasi stunting kepada Calon Pengantin, Rabu (22/2/2023).

Widi Astuti dari Dinas P3AP2KB Kabupaten Sambas menyampaikan sosialisasi stunting kepada Calon Pengantin, Rabu (22/2/2023).

Sambas Times. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sambas memberikan sosialisasi kepada Calon Pengantin terkait upaya menghindari stunting.

Sosialisasi tersebut disampaikan dalam kegiatan percepatan penurunan angka stunting tahun 2023 yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sambas, Rabu, (23/2/2023).

Fungsional penggerak swadaya masyarakat bidang perlindungan anak, dinas P3AP2KB Sambas. Widi Astuti memberikan materi tentang pengasuhan di 1000 hari pertama kehidupan, dan pencegahan stunting.

“Karena Catin ini akan mengalami masa tersebut, yaitu hamil sampai melahirkan. Jadi bagaimana melakukan pola asuh, pola makan, dan juga sanitasi yang baik,” jelas Widi.

BACA JUGA:  TNI dan TDM Patroli Terkoordinasi di Wilayah Perbatasan RI-Malaysia

Pada kesempatan itu, Widi menjelaskan dampak buruk bagi anak, jika mengalami stunting yang perlu diwaspadai Catin yang akan menjadi orang tua.

“Stunting ini dapat berakibat buruk pada perkembangan anak, seperti tidak cerdas, berperawakan pendek, mudah terkena penyakit infeksi, dan ini harus dipahami Catin,” tegasnya.

Dalam rangka peningkatan SDM yang berkualitas, sehingga lahir generasi sehat dan cerdas. Perlu asupan gizi yang baik, pola asuh yang benar, serta stimulasi masa 1000 HPK.

BACA JUGA:  Korban Cabul di Desa Parit Baru Kecamatan Salatiga diiming-iming Rp20 Ribu

Widi Astuti memberikan pesan kepada calon pengantin yang akan memasuki masa kehamilan. Agar nantinya selalu memberikan rangsangan yang baik untuk janinnya.

Oleh karenanya, dimasa kehamilan perlu stimulasi seperti banyak berdoa, berkomunikasi dengan janin. Mendengarkan ayat suci Alquran, berikan asupan gizi seimbang, jauhi asap rokok, dan jaga emosi.

“Pada saat melahirkan, yang perlu diutamakan memberi asupan gizi berupa ASI eksklusif selama 6 bulan. MP ASI dan diteruskan sampai berumur 2 tahun agar terhindar dari stunting,” pesannya. (Dra)

Share :

Baca Juga

bupati sambas h satono

Pemerintahan

Bupati : TP-PKK dan Bunda PAUD Kecamatan Harus Berkontribusi Untuk Kabupaten Sambas
Anggota DPRD Kalbar H Subhan Nur menggelar reses bersama Masyarakat Kecamatan Paloh

Pemerintahan

Subhan Reses Bersama Warga Paloh di Pantai Tanah Hitam
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar Prabasa Anantatur

Pemerintahan

Prabasa Harap 53 Kades Kreatif Bangun Sambas
Komisi II DPRD Sambas melakukan kunjungan kerja Bakueda Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Apresiasi Bakeuda Jemput Bola Pembayaran PBB
Anggota DPRD Kabupaten Sambas Lerry Kurniawan Figo

Pemerintahan

Hadirnya Cafe dan Resto Perfect di Tebas Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat Regsosek
Ketua DPRD Sambas Abu Bakar

Pemerintahan

DPRD Bentuk Dua Pansus Bahas Raperda Inisiatif
Petugas PLN UID Kalbar, UP3 Singkawang mengabadikan moment di PLTS Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Pemerintahan

Bupati Satono Apresiasi PLN Operasikan Listrik Temajuk 24 Jam
error: Content is protected !!