Home / Kesehatan / Pemerintahan

Rabu, 1 Maret 2023 - 12:18 WIB

Sosialisasi Puspaga Upaya Pencegahan Stunting

Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi foto bersama usai soaialisasi Puspaga, Rabu, (1/3/2023).

Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi foto bersama usai soaialisasi Puspaga, Rabu, (1/3/2023).

Sambas Times. Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi membuka sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), di Dusun Lubuk Lagak. Desa Lubuk Dagang, Kecamatan Sambas, Rabu, (1/3/2023).

Sosialisasi Puspaga digelar
dalam upaya pencegahan stunting dan meningkatkan pemberdayaan perempuan Kabupaten Sambas.

Selain Wakil Bupati Sambas, turut hadir Kepala Dinas P3AP2KB Fatma Aghitsni, Kades, Babinsa, Babhinkamtibmas, serta warga Desa Lubuk Dagang.

Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi mengatakan, pelaksanaan Puspaga tersebut perdana di Kabupaten Sambas, dan sangat penting untuk mencegah tingginya kasus stunting Kabupaten Sambas.

“Sambas saat ini menghadapi tantangan luar biasa, yaitu nomor 4 kasus stunting di Kalbar dan alhamdulillah tahun ini turun ke posisi 6 di Kalbar, namun ini masih jauh dari target kita,” ujarnya.

BACA JUGA:  Suriadi Serahkan Bantuan Bola Voli Untuk 33 Desa Dapil Sambas 3

Wabup menuturkan, salah satu faktor penyebab stunting bukan hanya kesehatan tetapi juga mindset.

“Hari ini kita lihat data, di Sambas ada 20 kampung terdapat kasus stunting. Sehingga kita perlu membina SDM yang ada termasuk keluarga, serta merubah mindset,” jelasnya.

Wabup yang juga ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sambas mengajak masyarakat Sambas mengubah pola pikir dan menjaga kesehatan.

“Harapan saya kita sama-sama mengubah pola pikir kita untuk membentengi generasi kita dari kerusakan mental dan moral,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Ramzi Salut Kemajuan Objek Wisata Pantai Tanjung Api

Kadis P3AP2KB Fatma Aghitsni menuturkan, Puspaga merupakan salah satu pusat layanan terkait dengan edukasi keluarga.

“Dalam Puspaga akan kita tingkatkan keterampilan orang tua, keterampilan anak, kemampuan meningkatkan partisipasi anak di dalam keluarga dalam mengambil keputusan,” jelasnya.

Fatma menegaskan pembelajaran tersebut yang perlu didalami bersama. “Kita akan melaksanakan bimbingan konseling keluarga, anak remaja, dan keluarga yang akan kami kembangkan.” Ujarnya.

Terkait pelaksanaan Puspaga hari ini, Kadis menegaskan karena Lubuk Dagang menjadi salah satu Desa lokasi fokus (Lokus ) Stunting.

“Mudah-mudahan nanti tidak hanya ibu-ibu saja yang diberikan edukasi, tetapi juga bapak-bapaknya.” tutupnya. (Ris)

Share :

Baca Juga

Ketua Komisi IV DPRD Sambas Mardani

Pemerintahan

Mardani Soroti Goyang Erotis Biduan Panggung Yang Viral di Sambas
LKPJ

Pemerintahan

Sampaikan LKPJ 2025, Wabup Hero Apresiasi Pansus DPRD Sambas
TMMD

Pemerintahan

Paralon PDAM Tiba di Lokasi TMMD, Sarana Air Bersih Makin Dekat
Dana Desa

Pemerintahan

Sekcam Tangaran Ingatkan Desa Tertib Penggunaan DD TA 2026
Suasana Festival Amping di Desa Batu Makjage, Kecamatan Tebas

Pemerintahan

PKH Gelar Festival Amping Bagi KPM Batu Makjage
Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi (PPE) Bappeda Kabupaten Sambas An Am Alhamzi selaku ketua pelaksana

Pemerintahan

Bappeda Harap Penyusunan Dua Dokumen Musrenbang Komprehensif
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Sambas Mantapkan Persiapkan KUA-PPAS 2025
Ketua Komisi IV DPRD Sambas Anwari S Sos MAP saat menyampaikan apresiasi komitmen Desa Lumbang turunkan angka stunting.

Kesehatan

Anwari Salut Desa Lumbang Komitmen Turunkan Angka Stunting
error: Content is protected !!