Sambas Times. Bupati Sambas Satono meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Adat Jawa yang diberi nama Rumah Budaya Adat Jawa Joglo, Minggu (4/2/2024).
Rumah Adat Jawa yang di kelola Paguyuban Jawa Budaya Luhur Sambas di bangun di lahan seluas 2 hektar tepat di jalan Sambas Subah Dusun Sebenua, Desa Lubuk Dagang, Kecamatan Sambas.
Bupati Sambas Satono mengatakan, momen tersebut sangat strategis bagi seluruh komponen masyarakat yang hadir, sehingga bisa menjalin silaturahmi dan memperkokoh ukhuwah insaniyah.
“Bersama-sama kita hadir disini menyaksikan tombak sejarah pembangunan rumah adat Jawa Joglo Kabupaten Sambas, yang semoga berjalan dengan lancar,” harapnya.
Satono menyebut, Sambas terdiri dari masyarakat yang majemuk atau banyak suku bangsa. Dengan rumah adat tersebut masyarakat paguyuban Jawa semakin solid.
“Rumah adat budaya melayu sudah kita bangun dengan megah, rumah adat dayak sudah kita bangun. Saya ingin masyarakat paguyuban Jawa juga memiliki rumah adat budaya joglo yang mewah,” katanya.
Ketua Paguyuban Jawa Budaya Luhur Sambas, Mas Rodi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sambas yang telah menganggarkan pembangunan rumah adat Jawa sebesar 1 miliar.
“Terima kasih kepada Bupati dan donatur telah berpartisipasi dalam pembangunan rumah budaya ini. Semoga perbuatan baik kita untuk membangun rumah budaya adat ini,” ucapnya.
Salah satu tokoh masyarakat, Sugianto mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sambas telah mengabulkan keinginan masyarakat paguyuban Jawa di Sambas.
“Terima kasih Bupati Sambas telah mengabulkan keinginan kami masyarakat paguyuban Jawa yang memiliki rumah budaya adat jawa,” pungkasnya.
Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















