Home / Pemerintahan

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:57 WIB

Danrem 121 ABW Tanam Mangrove dan Lepas Tukik di Perbatasan Negara

Danrem 121 ABW, Brigjen TNI Purnomosidi Melepas Tukik, Sabtu (6/6/2026) di Temajuk, Kecamatan Paloh.

Danrem 121 ABW, Brigjen TNI Purnomosidi Melepas Tukik, Sabtu (6/6/2026) di Temajuk, Kecamatan Paloh.

Sambas Times. Danrem 121 Alambhana Wanawai (ABW), Brigjen TNI Purnomosidi, didampingi Dandim 1208 Sambas, Letkol Inf Dwiyanto Kusumo menaman Mangrove dan melepas Tukik di Temajuk, Desa Sebubus, Kecamatan Paloh,

Danrem 121 ABW di dampingi Dandim 1208 Sambas Letkol Inf Dwiyanto Kusumo menanam Mangrove dan melepas Tukik di perbatasan negara, Sabtu (6/6/2026) bersama Forkopimcam Paloh, pelajar dan Instansi terkait.

Aksi nyata itu merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pelestarian lingkungan. Serta upaya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan laut di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Danrem 121/ABW Brigjen TNI Purnomosidi menegaskan, menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkesinambungan.

BACA JUGA:  Kunjungi Kemenhub RI, Bupati Satono Audiensi Tol Laut Sintete

Menurutnya, penanaman mangrove bertujuan mencegah abrasi pantai dan menjaga habitat berbagai biota laut. Kegiatan pelestarian mangrove merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TNI dalam menjaga ekosistem pesisir.

“Penanaman mangrove dan pelepasan tukik bukan kegiatan seremonial, ini bentuk nyata dari kepedulian terhadap kelestarian alam. Yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang, “tegas Danrem Purnomosidi.

Dalam kesempatan itu, Danrem 121 ABW yang aktif mendorong kegiatan ketahanan wilayah dan kesejahteraan masyarakat perbatasan ini mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga dan merawat lingkungan pesisir.

BACA JUGA:  Bawaslu Mantapkan Hasil Rakor Pengawasan PDPB Kabupaten Sambas
Dandim : Jadikan Pelestarian Sebagai Edukasi Bagi Masyarakat

Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Dwiyanto Kusumo mengatakan, penanaman Mangrove dan pelepasan Tukik menjadi sarana edukasi kepada masyarakat. Tentang pentingnya menjaga ekosistem pantai dan habitat satwa laut yang dilindungi.

Ia berharap, dari aksi itu, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat. Sehingga kawasan pesisir perbatasan tetap lestari dan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat sekitar.

“Melalui aksi penanaman mangrove dan pelepasan tukik. Menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Suasana Paripurna DPRD Sambas tentang LKPJ Bupati Sambas, Tahun Anggaran 2023

Pemerintahan

DPRD Gelar Paripurna LKPJ Bupati Sambas TA 2023
Budaya dan Etika Politik

Pemerintahan

Ferdinan Isi Materi Sosialisasi Budaya dan Etika Politik di Tangaran
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Hadiri Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria Kalbar
Kades Semelagi Besar Syarkawi

Pemerintahan

Kades Semelagi Besar Lantik Pengurus Karang Taruna Desa
Wakil Ketua DPRD Kalbar Prabasa Anantatur mendampingi Gubernur menyerahkan sepeda motor untuk 119 Desa Mandiri

Pemerintahan

Prabasa Dorong 119 Desa Mandiri Sambas Jadi Percontohan Kalbar
Bawaslu

Pemerintahan

Bawaslu dan UNNISAS Teken PKS Berikan Mahasiswa Pemahaman Pemilu
DPRD Sambas

Pemerintahan

DPRD Sambas Terima Aspirasi Warga Desa Sepantai
Camat Teluk Keramat

Pemerintahan

Satker LHK dan BRGM Kalbar Dukung Revegetasi KUPS Teluk Keramat
error: Content is protected !!