Sambas Times. Kelompok Pemuda yang tergabung dalam Pusat Kajian dan Studi Pemberdayaan Masyarakat (PKSPM) menggelar Diskusi Politik, Senin kemarin di Kedai Kopi Professional, Pontianak.
Dalam diskusi tersebut, hadir 3 pemateri Tokoh Pemuda, diantaranya Herzaky Mahendra Putra Tokoh Pemuda Nasional, Ruhermansyah Pegiat Pemilu dan Demokrasi, serta aktivis mahasiswa Muhammad Hadi.
“Ia, dalam diskusi politik ini kita menghadirkan 3 pemateri tokoh pemuda. Tujuannya untuk memberikan motivasi bagi pemuda,” ujar kordinator acara Yogi, Selasa (4/4/2023).
Salah satu pemateri Herzaky Mahendra Putra mengatakan, keterlibatan anak muda dalam demokrasi sangat penting, karena pemuda penentu masa depan bangsa Indonesia ke depan.
Ia menegaskan, pemuda khususnya mahasiswa memiliki tanggungjawab akademis dan tanggungjawab sosial. Salah satunya memastikan bandul demokrasi selalu berada di tengah, dan on the track, sehingga tak ada penyimpangan.
“Kalau ada penyimpangan dalam konteks demokrasi dan konstitusi. Mahasiswa jadi kekuatan penggerak dan penekan yang bisa membuat bandul demokrasi kembali ke tengah,” katanya.
Politisi Muda Nasional ini menambahkan, kekuatan anak muda terletak pada sikap kritis. Serta kepedulian terhadap kondisi sekitarnya, memiliki spirit, inovasi dan kreativitas dalam aktivitas media sosial yang dapat mempengaruhi opini publik.
Dalam konteks Pemilu 2024, ada 60 persen anak muda dari 190 juta jumlah pemilih yang bakal menggunakan hak pilihnya. Untuk itulah, keterlibatan pemuda dalam demokrasi jadi penting. Mahasiswa harus punya kepedulian.
“Pemuda harus memiliki kepedulian, jika tidak, sama juga membiarkan negara ini dipimpin oligarki, sehingga penting bagi pemuda untuk mengenal figur Calon Presiden, dan legislatif yang akan jadi wakil rakyat Kalbar, “kupas dia. (edo).
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News














