Home / Pendidikan

Rabu, 4 November 2026 - 17:58 WIB

Dosen Poltesa Latih Warga Mentibar Olah Ikan Malong Jadi Produk Frozen Food

Dosen Poltesa mengabadikan momen foto bersama warga Desa Mentibar usai Pelatihan pngolahan Ikan Malong menjadi Produk Frozen Food.

Dosen Poltesa mengabadikan momen foto bersama warga Desa Mentibar usai Pelatihan pngolahan Ikan Malong menjadi Produk Frozen Food.

Sambas Times. Dosen Politenik Negeri Sambas (Poltesa) memberikan pelatihan pengolahan Ikan Malong menjadi produk Frozen Food di Desa Mentibar, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Sebelumnya ikan malong dijual dalam bentuk segar, melalui Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), tim dosen Poltesa mempraktikan cara pengolahan ikan malong menjadi tahu bakso, sebagai salah satu produk pangan beku atau frozen food.

Kegiatan yang berlangsung pada 27 Agustus 2026 di Desa Mentibar, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, diikuti 11 peserta perempuan dengan beragam latar belakang pekerjaan, termasuk ibu rumah tangga.

Tim ini diketuai Nurul Fatimah Yunita dengan anggota Beryaldi Agam, Dewi Merdekawati, dan Maryono dari Program Studi Agribisnis Perikanan dan Kelautan Poltesa. Serta Tiga mahasiswa, yakni Hudriyah Masithah, Tanti Fitriawati, dan Rendy.

Program ini berangkat dari kondisi pemanfaatan ikan malong yang masih didominasi penjualan dalam bentuk segar. Pengolahan menjadi produk bertujuan untuk memberikan peluang usaha skala rumah tangga.

BACA JUGA:  Hadir Dies Natalis ke-16, Misni Apresiasi Perkembangan Poltesa

“Peserta tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pembuatan tahu bakso berbahan ikan malong,” kata Ketua Tim PKM, Nurul Fatimah Yunita.

Ia menjelaskan, tahapan yang diperkenalkan mencakup pemilihan dan penanganan bahan baku, pengolahan daging ikan, pencampuran bahan dan bumbu, pengemasan hingga pengenalan pembekuan produk.

“Kebersihan menjadi bagian penting dalam pelatihan. Tim memberikan penjelasan mengenai penggunaan bahan baku segar, kebersihan peralatan, sanitasi tempat pengolahan dan penyimpanan produk,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, melalui demonstrasi dan pendampingan bertahap, para peserta diajak memperhatikan proses pengolahan sejak bahan disiapkan hingga menjadi produk.

Pembahasan menyentuh kebutuhan dasar untuk memulai usaha. Peserta diperkenalkan pada perhitungan biaya produksi, pemberian merek, kemasan, serta pemasaran sederhana melalui media sosial.

BACA JUGA:  Bangkitkan Kelompok Nelayan dan Pokmaswas Kecamatan Tebas

“Materi tersebut melengkapi praktik pengolahan agar warga memiliki gambaran tentang hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum menjual produknya,” ungkapnya.

Dosen Poltesa Berikan Dukungan Alat Produksi Frozen Food

Pada program itu, Dosen Poltesa juga memberikan dukungan alat produksi yang dapat dimanfaatkan bersama oleh kelompok mitra.

Fasilitas yang diberikan, diharapkan membantu warga mencoba kembali keterampilan yang telah diperkenalkan selama kegiatan.

“Pelatihan ini merupakan langkah awal untuk memperkenalkan pengolahan ikan malong dan menjajaki kesiapan warga berusaha,” ulasnya lagi.

Menurutnya, minat yang muncul masih perlu ditindaklanjuti melalui latihan produksi, pencatatan biaya, dan uji pemasaran agar dapat berkembang menjadi kegiatan usaha yang berkelanjutan.

“Melalui pengabdian ini, Poltesa membawa pengetahuan dan keterampilan pengolahan hasil perikanan lebih dekat kepada masyarakat,” ujarnya mengakhiri.

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Direktur Poltesa Yuliansyah

Pendidikan

Poltesa Raih Peringkat Akreditasi Institusi Baik Sekali Dari BAN-PT
MAN IC SAMBAS

Pendidikan

27 Anggota Gudep Habibie-Ainun MAN IC Sambas di Lantik
Pelatihan Pembelajaran Kurikulum Merdeka SMAN 1 Semparuk

Pendidikan

SMAN 1 Semparuk Gelar Pelatihan Modul Kurikulum Merdeka
Wisuda

Pendidikan

Setelah Wisuda, Sarjana Muda Harus Bagaimana?
Museum Daerah Kabupaten Sambas

Budaya

Guru SD Apresiasi Program Kunjungan ke Museum Daerah Sambas
Politeknik negeri Sambas

Pendidikan

Poltesa Edukasi BTP Dorong Keamanan Produk Sirup Desa Gapura
Rektor IAIS foto bersama mahasiswa KKM yang mengikuti pembekalan di Aula IAIS Sambas

Pendidikan

Usung Tiga Brand, 247 Mahasiswa IAIS Ikuti KKM Tematik
Gubernur Kalbar Sutarmidji

Pendidikan

Gubernur dan Wabup Rofi Hadiri Wisuda 375 Mahasiswa Poltesa
error: Content is protected !!