Sambas Times. Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Sambas pertanyakan 2 sektor pendapatan kabupaten, diantaranya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan lain-lain yang sah, Senin(13/6/2023).
Hal itu disampaikan juru bicara Fraksi Gerindra H Asmuli H Sundang pada paripurna DPRD Kabupaten Sambas pada PU DPRD terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022.
“Fraksi kami mempertanyakan khususnya 2 sektor pendapatan, yakni pendapatan asli daerah dan lain-lain pendapatan yang sah. Karena 2 sektor ini sangat rendah realisasinya dibanding proyeksi target yang telah direncanakan,” ujar Asmuli.
Target pendapatan asli daerah sebesar 209,29 Miliar Rupiah dengan realisasi 167,63 miliar rupiah atau 80,10 persen. Sedangkan pendapatan lain-lain yang sah dianggarkan sebesar 40,83 miliar rupiah hanya terealisasi 31,13 miliar rupiah atau 76,25 persen.
“Apa yang menjadi faktor penyebab rendahnya realisasi dibanding proyeksi target dari 2 sektor pendapatan ini?,” tutur H Asmuli.
Legislator Fraksi Gerindra ini mengingatkan agar kondisi ini menjadi dasar evaluasi agar kedepannya dapat ditingkatkan. (edo)
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















