Sambas Times. Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengajak masyarakat Kabupaten Sambas membangun kenang-kenangan kepada Syech Ahmad Khatib Sambas.
Hal tersebut disampaikan Sutarmidji melihat belum adanya sebuah bangunan atau ikon yang menggambarkan sosok Syech Ahmad Khatib Sambas.
“Ulama besar yang ajarannya sudah dikenal dunia, yang berasal dari Sambas ini sepertinya tidak dikenang dan terlupakan begitu saja,”. Ucapnya pada peresmian Rumah Melayu Sambas. Kamis, (18/5/2023).
Bang Midji sapaan akrabnya mengatakan pada saat ia bertemu dengan ketua PBNU Yahya Cholil Staquf. Bahwa mereka berencana membuatkan kenang-kenangan untuk Syech Ahmad Khatib Sambas.
“Nanti mereka akan turunkan tim untuk datang ke Sambas, karena Syaikh Ahmad Khatib ini dikenal oleh negara Malaysia, Singapura, Mekkah, dan banyak lagi,” ujarnya.
Sutarmidji menegaskan bahwa kenang-kenangan tersebut tentu harus dibuat, dan harus yakin karena akan menjadi sebab turunnya keberkahan bagi Kabupaten Sambas.
Orang nomor satu di Kalbar itu menyayangkan kalau ide yang memikirkan untuk membuat kenang-kenangan berasal dari luar daerah. Sehingga ia mengajak membangun kenang-kenangan untuk Syech Ahmad Khatib Sambas.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi koreksi bagi kita dan dapat merealisasikan agar ikon Sambas sebagai Serambi Mekkah ini benar adanya,” lanjutnya.
Lebih jauh, Sutarmidji mengatakan bahwa ia pernah mencari rumah tinggal Syaikh Ahmad Khatib Sambas untuk direnovasi ulang seperti aslinya, namun tidak ditemukan.
“Saya cari rumahnya namun tidak bertemu, jadi saya sarankan kepada Dinas PU untuk membuatkan pintu gerbang ke arah tempat tinggalnya dengan nama Gerbang Syech Ahmad Khatib Sambas,” pungkasnya. (Ris).
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















