Sambas Times. Guru Madrasyah Aliyah (MA) Kabupaten Sambas mengikuti pelatihan Metodologi Pembelajaran Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) selama enam hari di Kabupaten Sambas.
Pelatihan di mulai dari tanggal 22 hingga 17 April 2024, dengan peserta guru-guru Madrasah Aliyah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) kabupaten Sambas.
Tutor Kabupaten Sambas Dedi MPd menjelaskan, guru sebagai insan pendidikan memiliki peran dalam penerapan metodologi pembelajaran kurikulum merdeka.
“Pelatihan Metodologi ini dilaksanakan Balai Diklat Keagamaan Jakarta, dengan menghadirkan Widyaiswara yang ahli di bidangnya,” kata Dedi, Rabu (24/4/2024).
Selain dirinya selaku Waka Akademik MAN IC, Dedi menjelaskan Balai Diklat menurunkan Robiah Umi Kulsum dan tutor Kabupaten Sambas lainnya Nuraini MPd I Waka Kurikulum MAN 1 Sambas.
“Pelatihan Metodologi dengan muatan IKM sangat dibutuhkan guru sebagai tenaga pendidik yang merupakan bagian terpenting dalam proses belajar mengajar,” jelasnya.
Ia berharap para guru pedet pelatihan dapat manfaatkan ilmu yang di dapat. Karena guru merupakan motor penggerak dalam menerapkan metodologi pembelajaran kepada anak didik.
“Peserta harus memanfaatkan ilmu yang didapat dari pelatihan, sehingga bisa diterapkan bagi guru lainnya yang belum berkesempatan mengikuti pelatihan,” pesannya.
Menurutnya, pelatihan kali ini tidak saja pembelajaran, tapi penyusunan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin (P5PPRA).
“Pelatihan ini juga mempersiapkan modul ajar proyek P5PPRA serta menyinggung tentang kelas diferensiasi yang merupakan bagian penting dalam pelajaran IKM,” tutupnya.
Penulis: Muhammad Ridho I Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















