Home / Pemerintahan

Kamis, 2 Maret 2023 - 19:10 WIB

IKIP Kalbar 2023 Harus Bisa Melampaui Rata-rata Nasional

IKIP Kalbar mengelar pertemuan Keterbukaan Informasi Publik, Kamis (2/3/2023) di KIP Kalbar.

IKIP Kalbar mengelar pertemuan Keterbukaan Informasi Publik, Kamis (2/3/2023) di KIP Kalbar.

Sambas Times. Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) merupakan program Komisi Informasi Pusat yang baru dapat direlisasikan tahun 2021.

Tujuan penyusunan IKIP untuk menyediakan data dan gambaran tentang keterbukaan informasi publik secara nasional, berdasarkan potret indeks pada masing-masing provinsi di Indonesia.

Komisioner Komisi Informasi Provinsi Kalbar sekaligus Ketua Kelompok Kerja Daerah (Pokjada) IKIP 2023, M Darusalam mengatakan. Pelaksanaan IKIP untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan nasional.

Serta untuk Keterbukaan Informasi Publik, dan mengasistensi Badan Publik untuk mendorong pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik di tingkat pusat maupun Daerah oleh Komisi Informasi.

“Ini merupakan tahun ketiga program penyusunan IKIP laksanakan. Untuk pelaksanaannya KIP membentuk Pokjada di setiap provinsi dalam mengumpulkan data dan fakta Keterbukaan Informasi Publik selama satu tahun terakhir,”. Ungkapnya, Kamis (2/3/2023).

BACA JUGA:  Wabup Rofi Harap Pembahasan Tiga Raperda Berjalan Lancar

Ia menambahkan, tim Pokjada IKIP 2023 sebanyak lima orang, terdiri dari dua orang Komisioner KI Kalbar. Yakni M Darusalam dan M Reinardo Sinaga, serta dari unsur pemerintah yakni Diskominfo Kalbar, Wiwin, unsur masyarakat Agus Wahyuni dan unsur Akademisi Suci Lukitowati.

“Sedangkan untuk penentuan Indeks Keterbukaan Informasi Publik akan dilakukan 9 Informan Ahli (IA). Terdiri dari 3 unsur pemerintah, 3 unsur masyarakat dan 3 pelaku usaha,” ujarnya.

PPID

IA tersebut tentu merupakan pihak-pihak yang memiliki pemahaman tentang Keterbukaan Informasi Publik, atau sebagai Pejabat Penggelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada Badan Publik.

Sebagai gambaran, pada tahun 2022 posisi skor Indeks Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Kalimantan Barat adalah 77,16 atau berada pada kategori sedang.

BACA JUGA:  Komisi I DPRD Sambas Dorong OPD Pengelola Perbatasan Daerah

Skor tersebut masih berada di atas skor rata-rata nasional. Yaitu 74,43 yang menempatkan posisi Kalbar pada peringkat 10 secara nasional dari 34 provinsi. Sementara peringkat pertama adalah Provinsi Jawa Barat dengan skor 81,93 dengan kategori Baik.

Darusalam berharap skor indeks Kalbar tahun 2023 mengalami perbaikan, meskipun disadari untuk mengejar selisih skor indeks Kalbar dari peraih peringkat pertama tahun 2022 sebesar 4,77 bukanlah hal yang mudah.

“Kita optimis saja, karena tidak ada yang tidak mungkin. Apalagi badan publik Kalbar saat ini mulai berbenah dari sisi keterbukaan informasi publiknya. Kita akan lihat hasilnya nanti,” tutupnya. (edo)

Share :

Baca Juga

Jalan Desa Sendoyan

Pemerintahan

HMKS Soroti Jalan Kabupaten Yang Memprihatinkan di Sendoyan
Pemerintah Desa Serindang

Pemerintahan

Jalan Kabupaten di Desa Serindang Tebas Rusak Parah
Sekda Sambas Fery Madagaskar bersama Kapoksahli Pangdam

Pemerintahan

Sekda Sebut TMMD Bantu Sejahterakan Masyarakat
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Rampungkan Raperda Perubahan Perangkat Daerah
May Day

Pemerintahan

Aksi Sosial Isi Peringatan May Day 2026 di Sambas
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi saat membuka Lomba Tilawah

Pemerintahan

Wabup Rofi Dukung Lomba Islami PGMI IAIS Sambas
Peneliti BRIN Herie Saksono foto bersama usai Rakor Perencanaan Inovasi Daerah Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Peneliti BRIN Salut Program Inovasi Pemda Sambas
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Deklarasi 3 Pilar STBM Desa Durian
error: Content is protected !!