Home / Kesehatan

Kamis, 22 Desember 2022 - 21:47 WIB

Ini Katagori Penyakit Boleh Tidaknya Vaksin Bagi Lansia

Direktur RSUD Sambas dr Nurhadi Saputra Sp PD FINASIM MH

Direktur RSUD Sambas dr Nurhadi Saputra Sp PD FINASIM MH

Sambas Times. Minimnya pengetahuan terhadap penyakit yang boleh dan tidaknya mendapat vaksinasi, membuat masyarakat merasa khawatir mengikuti vaksin, terutama bagi Lanjut Usia (Lansia).

Untuk menjawab keraguan tersebut, Direktur RSUD Sambas dr Nurhadi Saputra Sp PD FINASIM MH, menjelaskan penyakit yang kebanyakan diderita para Lansia.

“Pada lansia sebenarnya, tidak ada lagi kontra indikasi yang betul-betul tidak boleh untuk dapat di vaksin, karena pada prinsipnya. Jika seseorang alergi terhadap zat vaksinasi baru tidak boleh di vaksin,” jelasnya, Kamis (22/12/2022).

Dokter spesialis penyakit dalam ini mengatakan, pasien lansia bisa divaksin saat kondisinya sudah stabil dan terkontrol.

BACA JUGA:  Pemda, TP-PKK dan Baznas Gelar Sunatan Massal di SDN 1 Sekura

“Sedangkan pada penyakit darah tinggi, atau kencing manis ataupun penyakit jantung habis operasi, itu masih dapat vaksin selama pasien dalam kondisi stabil dan terkontrol,” ucap dr Nurhadi.

dr Nurhadi menyarankan, untuk para lansia agar menunda vaksin jika tensi darahnya mencapai 180 ke atas.

“Misalnya pada penyakit hipertensi, ketika pasien lansia dengan tensi di atas 180. Lebih baik ditunda dulu vaksinnya sampai kondisi tekanan darahnya stabil,” inbaunya.

Sama halnya dengan penyakit lansia lainnya, seperti kencing manis, ia menyarankan untuk diobati terlebih dahulu sebelum mendapatkan vaksinasi.

BACA JUGA:  Guru Penggerak Panutan Kepemimpinan Bagi Siswa

“Begitu juga dengan pasien kencing manis, kalau gulanya tinggi lebih baik diobati dulu sampai stabil dibawah 200, dan vaksin setelah kondisinya stabil,” lanjutnya.

Begitu juga dengan pasien penyakit jantung, ia menyarankan untuk menstabilkan kondisinya terlebih dahulu baru boleh vaksin.

Direktur RSUD Sambas ini menghimbau, agar masyarakat untuk tidak takut vaksin. Dan turut bersama-sama mensukseskan program pemerintah untuk meningkatkan herd immunity.

“Kepada masyarakat kabupaten Sambas, mari kita sukseskan vaksinasi, terutama Booster 1 dan 2, supaya pandemi Covid-19 cepat selesai,” Imbaunya. (Dra)

Share :

Baca Juga

Pemdes Sungai Kumpai menyampaikan aduan masalah stunting desanya kepada DPRD Kabupaten Sambas.

Kesehatan

Pemdes Sungai Kumpai Adukan Kondisi Stunting Tinggi ke DPRD
Sekda Sambas

Kesehatan

Pemda Sambas Canangkan Kampanye Imunisasi JE
Bupati Sambas Satono

Kesehatan

Bupati Satono Tinjau Pelayanan Kesehatan Gratis di Galing
Kemenag Kabupaten Sambas menggelar kegiatan Stunting, Rabu (22/2/2023).

Kesehatan

Kemenag Sosialisasi Percepatan Penurunan Angka Stunting
Ketua DPRD Sambas Abu Bakar turut meletakkan batu pertama pembangunan RS Baznas

Kesehatan

Ketua DPRD: RS Baznas Dorong Masyarakat Berinfaq dan Berwakaf
Jalan Sehat HMI Cabang Sambas yang berlangsung meriah

Kesehatan

Jalan Sehat HMI Cabang Sambas Meriah
Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sambas Farida

Kesehatan

IBI Ajak Bidan Tingkatkan SDM Daerah
Bupati Sambas Satono

Kesehatan

Bupati Satono Harap RSUD Pemangkat Jadi Role Model
error: Content is protected !!