Home / Pendidikan

Kamis, 22 Desember 2022 - 13:39 WIB

Guru Penggerak Panutan Kepemimpinan Bagi Siswa

Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi meninjau kesiapan pasukan Ops Lilin Kapuas 2022, Kamis (22/12/2022) di Mapolres Sambas.

Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi meninjau kesiapan pasukan Ops Lilin Kapuas 2022, Kamis (22/12/2022) di Mapolres Sambas.

Sambas Times. Guru Penggerak merupakan panutan kepemimpinan bagi siswa, serta menjadi penggerak pendidikan bagi komunitas guru dalam proses belajar mengajar.

Hal tersebut disampaikan Asisten III Setda Sambas, Alkaf, mewakili Bupati Sambas Satono pada Lokakarya 7 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) angkatan 5. Kamis, (22/12/2022).

Lokakarya yang mengangkat tema “Festival Panen Hasil Belajar” dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sambas tahun 2022, yang menghadirkan Calon Guru Penggerak (CGP).

Asisten Administrasi Umum Setda Sambas meminta Calon Guru Penggerak untuk menggerakkan komunitas pendidikan di wilayah perbatasan.

“Guru penggerak merupakan panutan kepemimpinan bagi siswa. Menggerakkan komunitas pendidikan bagi guru yang berasal atau penugasan di luar sambas atau berasal dari luar perlu menjadi perhatian kita bersama,” ucapnya.

BACA JUGA:  PGRI Sambas Sesalkan Oknum Guru Cemari Dunia Pendidikan

Ia mengatakan, bahwa sambas berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Dan menjadi potret atau perhatian dari negara tetangga terutama di bidang pendidikan.

“Yang menjadi perhatian kita adalah perbedaan, yakni teman-teman yang berasal dari luar daerah Sambas tentunya berbeda karakter. Oleh karenanya bagaimana kita menjadi benteng menjaga budaya,” pesannya.

Alkaf juga menyampaikan, di perbatasan kita melihat perbedaan yang kontras wajah pendidikan, ia berharap CGP mampu mengurangi tingkat putus sekolah.

“Semoga dengan adanya CGP mampu mengurangi tingkat putus sekolah di Sambas, serta mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sambas,” harap Alkaf.

BACA JUGA:  Komisi II DPRD Kalbar Mediasi PT SEC dan Warga Lubuk Dagang di BPN Sambas

Ia mengatakan, saat ini nilai IPM Kabupaten Sambas pada angka 67,10 di posisi 6, pada tahun 2021 dan di tahun 2022 nilai IPM Sambas menjad 67,95 naik ke posisi 5.

“Prestasi dan capaian pendidikan menjadi salah satu peluang untuk mendongkrak angka IPM Kabupaten Sambas,” pesan Alkaf.

Usai sambutan, Asisten 3 Setda Sambas membuka secara resmi Festival Panen Hasil Belajar. Serta menyerahkan secara simbolis tanda selesai pendidikan kepada 49 Guru Penggerak Angkatan 5 Kabupaten Sambas. (Ris)

Share :

Baca Juga

11 siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sambas lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke berbagai perguruan tinggi favorit di Indonesia.

Pendidikan

11 Siswa MAN IC Sambas Lolos SNBP di Perguruan Tinggi Favorit
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Penjaringan Bakal Calon Direktur Poltesa 2025-2029 Diperpanjang
Akmad Yani Pegawai Dinas Arpusda Kabupaten Sambas

Pendidikan

Arpusda Hadirkan Mobil Perpustakaan Keliling ke Sekolah
SD Pusaka Nusantara Sambas

Pendidikan

SD Pusaka Nusantara Sambas Siap jadi Sekolah Internasional
Wakil Ketua DPRD Kalbar Prabasa Anantatur melakukan monitoring di SMKN 1 Sambas

Pendidikan

Monitoring SMKN 1, Prabasa Pantauan Kesiapan PPDB
Direktur Poltesa bersama Warek Telkom University pada kegiatan kerjasama Aplikasi EAZY

Pendidikan

Poltesa Jalin Kerjasama Dengan Telkom University
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Poltesa Perkuat Riset dan PKM Melalui Penyusunan Bimtek Roadmap
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Kembangan Alsintan Center, Poltesa dan BRMP Pusat Teken MoU
error: Content is protected !!