Home / Pemerintahan

Kamis, 6 November 2025 - 16:02 WIB

IPM Sambas Capai 72,08, Tertinggi Dari 12 Kabupaten di Kalbar

Data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalbar. Dalam laporan berita resmi statistik No. 68/11/61/Th. XXVIII yang dirilis, Rabu (5/11/2025).

Data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalbar. Dalam laporan berita resmi statistik No. 68/11/61/Th. XXVIII yang dirilis, Rabu (5/11/2025).

Sambas Times. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sambas tahun 2025 mencapai 72,08, dan menjadikan kabupaten dengan IPM tertinggi dari dua belas kabupaten di Kalimantan Barat.

Peningkatan IPM Kabupaten Sambas Tahun 2025, berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Dalam laporan berita resmi statistik No. 68/11/61/Th. XXVIII yang dirilis pada 5 November 2025.

Dari data BPS Provinsi Kalbar itu menyebutkan, IPM provinsi secara keseluruhan mencapai 72,09, naik 0,90 poin atau 1,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 71,19.

Dari data tersebut, kenaikan ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia di Kalbar terus mengalami kemajuan dan kini berada pada kategori “tinggi”.

BACA JUGA:  Komisi IV DPR RI Dorong Kemajuan Sektor Pertanian Kalbar

Kabupaten Sambas menempati posisi teratas di antara kabupaten lainnya dengan capaian 72,08, disusul Kubu Raya dengan 72,01 dan Ketapang dengan 71,30.

Kota Pontianak masih menjadi wilayah dengan IPM tertinggi di provinsi ini, yaitu 82,80. Yang termasuk kategori “sangat tinggi”, sementara Kota Singkawang mencatat 75,67.

Kinerja positif Kabupaten Sambas didorong oleh peningkatan di semua dimensi pembentuk IPM. Yaitu kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.

Umur Harapan Hidup (UHH) masyarakat Sambas pada 2025 mencapai 74,80 tahun. Meningkat dari 74,32 tahun pada tahun sebelumnya.

Harapan Lama Sekolah (HLS) naik menjadi 12,77 tahun, sedangkan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) meningkat dari 6,76 tahun menjadi 7,00 tahun. Menandakan kemajuan dalam akses dan partisipasi pendidikan.

BACA JUGA:  DPRD Dukung Komitmen Pemda Pendaftaran dan Pencatatan KI

Dari sisi ekonomi, pengeluaran riil perkapita pertahun mencapai Rp 11,94 juta, naik sekitar 3,48 persen dibanding tahun 2024. Angka ini mencerminkan meningkatnya kemampuan daya beli dan kesejahteraan masyarakat Sambas.

Secara keseluruhan, capaian tersebut menunjukkan Kabupaten Sambas berhasil mempertahankan statusnya dalam kategori pembangunan manusia “tinggi” dan memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan kualitas hidup masyarakat terbaik di Kalbar.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Camat Sajingan Besar, Obertus saat melakukan Operasi Pekat bersama Forkopimcam, aparat dan DAD Sajingan Besar, Selasa (5/3/2025).

Pemerintahan

Sinergi Camat, Forkopimcam dan DAD Sajingan Besar Lakukan Operasi Pekat
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Eko Dukung Pagelaran Seni Musik Budaya Sambas
Satgas TMMD

Pemerintahan

Danrem Resmi Tutup TMMD Regtas ke-126 di Desa Ratu Sepudak
Dandim 1208 Sambas

Pemerintahan

Dandim 1208 Sambas Motivasi SPPI Kabupaten Sambas
Pasar Murah

Pemerintahan

Pasar Murah Langkah Pemda Sambas Jaga Stabilitas Harga Sembako
Musdes Kecamatan Tangaran

Pemerintahan

Lima Desa Kecamatan Tangaran Telah Laksanakan Musdes Indeks Desa
Camat Tangaran

Pemerintahan

Camat Tangaran Dorong Desa Tuntaskan LKPPD 2024
DPRD Sambas

Pemerintahan

Ferdinan Minta PPS Jalankan Tugas Sebaik-baiknya
error: Content is protected !!