Home / Peristiwa

Kamis, 3 September 2026 - 08:08 WIB

Kabut Asap Sambas Semakin Tebal, Kawal Kebijakan Belajar Jarak Jauh

Fajar Salah satu Pemuda asal Kabupaten Sambas

Fajar Salah satu Pemuda asal Kabupaten Sambas

Sambas Times. Semakin tebalnya kondisi Kabut asap harus menjadi perhatian bersama, serta mengawal kebijakan belajar jarak jauh yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sambas, demi keselamatan dan kesehatan peserta didik.

Menyikapi kondisi tersebut, Fajar, salah satu pemuda asal Sambas, mendorong para orang tua atau wali murid untuk ikut mengawal kebijakan terkait libur sekolah sebagai langkah perlindungan terhadap siswa.

Menurut Fajar, kebijakan libur belajar mengajar ini sebagai upaya preventif melindungi peserta didik dari risiko paparan udara yang tercemar, sehingga langkah ini sangat tepat dan harus di kawal.

“Ketika kondisi kabut asap semakin pekat, keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas, bukan berarti mengabaikan pendidikan, “jelasnya.

BACA JUGA:  Bupati Sambas Tinjau Banjir Dua Desa di Kecamatan Sejangkung

Kebijakan ini, jelas Fajar, merupakan bentuk kehati-hatian untuk melindungi peserta didik. Ia menilai, wali murid memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan tersebut berjalan secara efektif.

Selama siswa berada di rumah, orang tua diharapkan tidak hanya mengawasi kesehatan anak, tetapi juga memastikan proses pendidikan tetap berlangsung sesuai arahan sekolah.

“Komitmen wali murid sangat penting, libur sekolah karena kabut asap, bukan berarti aktivitas belajar berhenti. Orang tua harus memastikan anak tetap belajar dari rumah dan membatasi aktivitas di luar ruangan,” jelasnya.

Fajar menilai kebijakan Pemda meliburkan sekolah perlu dikawal secara bersama-sama, dengan mengedepankan data dan kondisi faktual di lapangan, baik kualitas udara atau tingkat kepekatan kabut asap.

BACA JUGA:  Kemarau, Lahan Padi Poktan Kecamatan Salatiga Retak-retak

“Komunikasi antara Pemda, pihak sekolah dan wali murid harus berjalan secara terbuka. Informasi kualitas udara dan perkembangan kebijakan perlu disampaikan, agar orang tua dapat mengambil langkah tepat dalam melindungi anak-anak mereka,” ujarnya.

Fajar menegaskan, hak anak untuk memperoleh pendidikan harus tetap dijamin. Namun, dalam kondisi lingkungan berpotensi membahayakan kesehatan, keselamatan peserta didik harus menjadi pertimbangan utama.

“Pendidikan tetap penting, tetapi kesehatan dan keselamatan anak adalah fondasinya. Karena itu, kebijakan libur sekolah ini harus dikawal bersama, agar proses pendidikan tetap berjalan melalui metode yang memungkinkan, ”pungkasnya.

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Dua Hari Tidak Terlihat, Lansia di Sambas Ditemukan Meninggal Dalam Rumah
Pekerjaan PJU-TS di Kabupaten Sambas yang dikerjakan Sub Kontraktor CV ANTEBA

Peristiwa

Pekerjaan PJU-TS di Sambas Belum Dibayar PT WIKA
Kandang Kambing Terbakar

Peristiwa

Warga Heboh Kandang Kambing di Sambas Terbakar
SDN 1 Mentawa

Peristiwa

Bangunan Asrama SDN 1 Mentawa Ludes Terbakar
Ratusan pelayat mengantar jenazah Ibunda H Subhan Nur usai disalatkan di Masjid Al-Jihad Desa Lorong

Peristiwa

Ibunda Subhan Nur Wafat, Ratusan Pelayat Antar ke Pemakaman
Kondisi banjir yang terjadi di Kecamatan Sajad akibat curah hujan tinggi dan pasang sungai

Peristiwa

4 Desa Kecamatan Sajad Terendam Banjir
PT. Laik

Peristiwa

10 Unit Mess PT Laik di Sijang Terbakar
Kondisi jalan menuju Dermaga Perigi Piyai rusak parah, sehingga dikeluhkan masyarakat

Peristiwa

Warga Keluhkan Jalan Dermaga Perigi Piyai Rusak
error: Content is protected !!