Sambas Times. Kapoksahli Pangdam XII Tanjungpura, Brigjen TNI Wahyu Marhaendro menutup (TMMD ke-119 TA 2024 di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas, Rabu (20/3/2024).
Hadir dalam upacara tersebut Sekda Sambas Fery Madagaskar, forkopimda, pimpinan OPD, Camat Sajad, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.
Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Brigjen TNI Wahyu Marhaendro selaku inspektur upacara mewakili Pangdam XII Tanjungpura, mengapresiasi sinergi Kodim 1208 Sambas dan Pemerintah Kabupaten Sambas.
“TMMD pada dasarnya untuk membantu tugas daerah dalam mensejahterakan masyarakat, baik melalui kegiatan pembangunan fisik, maupun non fisik,” tegasnya.
Brigjen TNI Wahyu Marhaendro mengatakan, TMMD di Kabupaten Sambas memiliki konsep yang baik, yaitu membuka daerah terisolir, termasuk membuka akses jalan raya untuk mengangkut hasil bumi.
“Kami lihat TMMD di Sambas ini membuka daerah terisolir, yang bisa membuka akses untuk distribusi hasil panen, seperti buah-buahan, sawit dan pertanian,” jelasnya.
Ia menuturkan TMMD selain menyasar kegiatan fisik, juga menyasar kegiatan non fisik seperti pembinaan dan penyuluhan terkait bahaya Napza, penyuluhan pertanian, dan lain-lain.
“Dengan kegiatan non fisik ini kita ingin masyarakat semakin memahami, dan akhirnya bisa melaksanakan sehingga tercipta sebuah ketahanan bernegara,” lanjutnya.
Ia berharap masyarakat bisa menjaga infrastruktur yang dibangun dan terus ditingkatkan, baik secara swadaya maupun bantuan dari pemerintah daerah.
“Hasil TMMD ini akan kita kembalikan ke Pemda Sambas, untuk selanjutnya bersama masyarakat bagaimana merawat dan meningkatkannya,” pungkasnya.
Sasaran bangunan fisik Satgas TMMD Regtas ke-119 seperti pembersihan badan jalan, saluran, pembangunan dan peningkatan rabat beton, serta pembangunan jembatan culvert.
Perehaban musala menjadi masjid, perehaban poskamling, rehab RTLH dan MCK, sumur bor, dan rabat beton SDN 02 Mensemat.
Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















