Home / Peristiwa

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:09 WIB

Keluhkan Kondisi Jembatan Bantanan 1 Ditumbuhi Semak

Kondisi memasuki Jembatan Bantanan 1 yang ditumbuhi Semak, jembatan ini merupakan akses utama Kabupaten Sambas menuju wilayah perbatasan negara di Temajuk, Paloh

Kondisi memasuki Jembatan Bantanan 1 yang ditumbuhi Semak, jembatan ini merupakan akses utama Kabupaten Sambas menuju wilayah perbatasan negara di Temajuk, Paloh

Sambas Times. Kelvin Warga Kecamatan Teluk Keramat mengeluhkan kondisi Jembatan Bantanan 1 yang merupakan akses utama Kabupaten Sambas menuju wilayah perbatasan negara ditumbuhi semak.

Ia menjelaskan, Posisi Jembatan Bantanan 1 menghubungkan Desa Mekar Sekuntum. Kecamatan Teluk Keramat dan Desa Tri Kembang, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Kelvin yang merupakan mahasiswa asal Kabupaten Sambas di Pontianak, menyoroti kondisi Jembatan Bantanan 1. Ia menilai kondisi jembatan bantanan luput dari perhatian pemerintah.

“Saya melihat kondisi jembatan Bantanan ini luput dari perhatian pemerintah, padahal setiap hari dilintasi seluruh elemen masyarakat. Karena ini jembatan utama menuju perbatasan negara,” kata Kelvin, Sabtu (7/2/2026).

BACA JUGA:  Kontraktor SDN 02 Parit Merdeka Harus Berikan Kompensasi Kecelakaan Kerja

Ia mengatakan, saat balik ke Sambas, Kelvin mengaku kaget disepanjang sisi memasuki jembatan terlihat semak belukar dan rumput liar tumbuh cukup lebat, hingga mendekati badan jalan.

Ia menegaskan, jembatan rangka baja ini merupakan jalur vital masyarakat. Meski badan jalan jembatan masih tampak dalam kondisi baik dan beraspal mulus. Namun kondisi semak ini di jembatan utama sungguh memprihatinkan.

“Seharusnya setiap ada pengawasan perawatan konstruksi kondisi jembatan. Instansi terkait dapat melakukan pembersihan rutin areal jembatan agar terawat, tidak seperti saat ini,” sesalnya.

BACA JUGA:  Peringati Nuzulul Quran, PP MAS 1001 Kubah Hadirkan Ustadz Atbah

Kevin juga mengatakan, bahwa Jembatan Bantanan 1 merupakan jembatan terpanjang kedua di Kabupaten Sambas setelah Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB). Seharusnya mendapat perawatan rutin.

“Kalau dilihat dari kondisi sekarang, jembatan ini mulai memudar. Tidak ada penerangan, sampah berserakan, cat rangka baja juga sudah mulai pudar. Ini jembatan penting, tapi kesannya seperti dibiarkan,” ujar Kelvin.

Ia berharap pemerintah dapat segera melakukan penertiban dan pembersihan area Jembatan Bantanan 1. Agar fungsinya sebagai penghubung antarwilayah tidak bersemak dan aman dilalui.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Bocah

Peristiwa

Tim SAR Gabungan Cari Bocah Tenggelam di Perairan Penjajab
Rumah warga di Kecamatan Jawai terbakar

Peristiwa

Dua Rumah Warga di Kecamatan Jawai Terbakar
Desi Indrawati korban longsor Pulau Serasan tiba di Pelabuhan Sintete

Peristiwa

Satu Korban Longsor Natuna Dirujuk ke RSUD Pemangkat, Sambas
Jumadi Ketua PSN Kalbar menyerahkan bantuan banjir kepada Camat Sejangkung

Peristiwa

INKINDO dan PSN Kalbar Salurkan Bantuan Banjir Sambas
Ruas jalan Kecamatan Paloh tergenang pasang Rob disertai hujan

Peristiwa

Hujan dan Pasang Sungai Genangi Jalan Raya Paloh
Penemuan mayat di kecamatan Tebas

Peristiwa

Geger Penemuan Mayat di Areal Persawahan Desa Tebas Kuala
Tersangka R alias Rian

Peristiwa

Satreskrim Polsek Pemangkat Tangkap Pelaku Curanmor
Pengurus GOW Kabupaten Sambas menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kartiasa

Peristiwa

Baksos GOW Sambut HUT RI ke-78, Bantu Korban Kebakaran dan Yayasan Geratak
error: Content is protected !!