Sambas Times. Untuk mencegah kasus Perundungan atau Bullying, Kompi Senapan B Yonif 645 Gty Pemangkat memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pelajar di Pemangkat, Kabupaten Sambas.
Sosialiasi dan edukasi Bullying disampaikan anggota Kompi Senapan B, Sertu Yuvensius Deri Damara kepada pelajar Yayasan Asoka Widya, di Desa Jelutung. Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Senin (12/8/2024).
Sertu Yuvensius Deri Damara menjelaskan, Bullying merupakan bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau kelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain.
“Bullying dilakukan melalui fisik atau psikologis, dengan tujuan menyakiti dan di lakukan terus menerus. Sehingga berpotensi membuat korban trauma dan tertekan,” ujarnya menjelaskan.
Ia mengatakan, tindakan bully tidak hanya berupa kekerasan secara fisik, seperti memukul, menampar atau menendang, namun bisa juga tanpa kekerasan.
“Bully juga bisa dilakukan tanpa kekerasan fisik, seperti mengejek, memanggil nama seseorang dengan sebutan yang tidak sewajarnya.” Kata Sertu Yuvensius Deri Damara.
Komandan Kompi Lettu Inf Haris Verbian Saputra berharap dari sosialisasi dan edukasi Bulying dapat memberikan manfaat bagi pelajar agar saling menghormati di lingkungan sekolah.
“Semoga ini menjadi edukasi bagi pelajar dalam lingkungan sekolah untuk saling menghargai dan menghormati. Sehingga proses belajar mengajar berjalan lancar, aman dan nyaman,” harapnya.
Pada sosialisasi dan edukasi yang dipusatkan di Aula Sekolah Yayasan Asoka Widya berlangsung penuh keakraban. Turut hadir kepala sekolah, guru dan para pelajar.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















