Sambas Times. Lomba burung berkicau memberikan dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), karena ramainya pecinta burung menyaksikan lomba.
Ketua Pengurus EO Lomba Burung Berkicau Kabupaten Sambas Ferdinan Syolihin mengatakan, dari event lomba burung kicau yang digelar mendapat sambutan antusias pecinta burung, sehingga membantu UMKM.
“Ini salah satu upaya kita para penghobi burung kicau, ialah membantu membangkitkan UMKM. Sehingga event ini akan digelar secara bergiliran setiap minggunya di kecamatan,” kata Ferdinan Syolihin.
Wakil Ketua DPRD Sambas dari Fraksi PDI Perjuangan ini menjelaskan, tahun 2025, EO Burung Berkicau secara bergiliran setiap minggunya bekicau di Kecamatan Sambas, Teluk Keramat, Sebawi, Jawai, dan Kecamatan Pemangkat.
Ia menjelaskan, perlombaan burung berkicau di Sambas secara tidak langsung memberikan multiplayer effect dengan membangkitkan UMKM. Seperti kios penjual pakan dan perlengkapan burung.
Termasuk pengrajin pembuat sangkar burung, penangkar burung berkicau, pengelola lapangan lomba burung, dan para pedagang yang berjualan disekitar area lapangan lomba burung berkicau.
“Untuk kecamatan Sambas terdapat 6 kios penjual pakan dan perlengkapan burung, 1 lapangan lomba burung permanen di Desa Sebayan. Serta beberapa penangkaran atau budidaya burung berkicau jenis Murai Batu, dan Kacer,” jelasnya.
Besarnya potensi peningkatan ekonomi masyarakat melalui lomba burung ini harus menjadi perhatian dari berbagai pihak. Sehingga memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat.
“Harapan lomba burung berkicau dapat terus eksis, dan masyarakat dapat membaca peluang di dunia hobi burung berkicau. Sehingga muncul berbagai UMKM bagi penghobi burung berkicau di kabupaten Sambas,” harap Ferdinan.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















