Home / Pemerintahan

Senin, 27 Februari 2023 - 10:35 WIB

Pemda Sambas Rakor Penanganan Inflasi Daerah

Sekda Sambas Ir H Ferry Madagaskar MSi memimpin Rakor TPID Kabupaten Sambas, Senin (27/2/2023).

Sekda Sambas Ir H Ferry Madagaskar MSi memimpin Rakor TPID Kabupaten Sambas, Senin (27/2/2023).

Sambas Times. Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penanganan Inflasi Daerah (TPID). Senin, (27/2/2023) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Rakor tersebut dihadiri Sekda Sambas Ferry Madagaskar, Forkopimda, Pimpinan OPD, Camat, Kades, serta pejabat terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.

Sekda Sambas Ferry Madagaskar mengatakan, Kabupaten Sambas bukan daerah pengendalian inflasi di Kalbar. Namun ini merupakan upaya sinergitas dalam pengendalian inflasi.

“Kabupaten Sambas saya informasikan bukan merupakan daerah pengendalian inflasi, di Kalbar hanya 3. Yaitu Kabupaten Sintang, Kota Pontianak, dan Kota Singkawang,” sebut Sekda Sambas.

BACA JUGA:  Bupati Satono Resmikan Jembatan Berkemajuan Ke-23 di Selakau

Sekda menegaskan, Sambas dan kabupaten lainnya di Kalbar hanya melaporkan perubahan harga-harga bahan pokok penting yang dilaporkan ke Menteri Perdagangan Republik Indonesia.

Selain itu, Sekda menyampaikan pentingnya menggelar Rakor TPID tersebut. Tujuannya untuk persiapan menghadapi perubahan kenaikan harga menjelang Bulan Suci Ramadan.

“Alhamdulillah saat ini perubahan harga di Sambas relatif stabil, tetapi tidak lama lagi kita akan menghadapi bulan puasa. Seperti biasanya kita akan menghadapi kenaikan harga bahan pokok,” ulasnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sambas Mochamad Su’udi menuturkan beberapa komoditas penyumbang perubahan harga Kabupaten Sambas.

BACA JUGA:  Kodim 1208 Sambas Gelar TMMD Regtas ke-126 di Ratu Sepudak, Galing

“Diantaranya, Daging Ayam Ras dengan konsumsi 178 ton, Cabai Merah 33,6 ton, ikan Kembung 47,78 ton, Bawang Merah 81 ton, dan Telur Ayam Ras 355 ton,” jelasnya.

Tiap-tiap produksi dari komoditas diatas berkisar yaitu daging ayam ras 181,909 ton perbulan, cabai merah 32,05 ton, ikan kembung 20,86 ton, bawang merah tidak diketahui, dan telur ayam ras 101,5 ton.

“Kita tidak bisa mengontrol satu persatu dari semua komoditas, karena setiap minggu ada angka perubahan harga dari BPS pusat,” ujar Kepala BPS Sambas Mochamad Su’udi. (Ris)

Share :

Baca Juga

bupati sambas h satono

Pemerintahan

Dorong Investasi, Bupati Satono Sambangi Ketum Kadin Pusat
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Petani Millenial Desa Merpati Hasilkan 20 Juta Perbulan
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Tanam Pohon Untuk Penghijauan Pemangkat
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Sambas Launching Siap Kompeten
Raperda DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Bahas Dua Raperda Kabupaten Sambas
MBG

Pemerintahan

​Satgas MBG Sambas Rakor dan Evaluasi Bersama Satuan SPPG
Sekda Sambas Ir H Ferry Madagaskar MSi membuka Launching Aplikasi Silantek P3N

Pemerintahan

Disdukcapil dan PN Sambas Hadirkan Aplikasi Silantek P3N
bupati sambas h satono

Pemerintahan

Bupati Sampaikan Tiga Raperda Kabupaten Sambas
error: Content is protected !!