Sambas Times. Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar Rapat Aksi Rembuk Stunting Tiga bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Senin, (31/7/2023) di Aula Bappeda Sambas.
Rapat Aksi Rembuk Stunting Tiga menyampaikan hasil analisis situasi stunting Kabupaten Sambas, merancang kegiatan prioritas intervensi penurunan stunting, dan deklarasi dokumen Pemda Sambas dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Pada rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi, Forkopimda, Pimpinan OPD, TPPS undangan terkait lainnya.
Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sambas Fatma Aghitsni mengatakan. Rembuk Stunting ini merupakan forum koordinasi dan hearing terkait penurunan stunting di Sambas.
“Tujuan rapat koordinasi ini agar kinerja stakeholder semakin baik. Termasuk koordinasi dengan TPPS mulai dari tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten,” jelasnya.
Kadis menuturkan, untuk saat ini koordinasi antara OPD sudah sangat baik dan perlu ditingkatkan, “Yang harus menjadi perhatian kita adalah pemanfaatan data dan informasi keluarga sesuai dengan BKKBN,” ujarnya.
Fatma mengungkapkan target penurunan stunting di Sambas pada tahun 2024 yaitu angka 14,5 persen sesuai dengan RKPJMD.
“Tahun 2024 ada program penguatan tenaga di lapangan, dimana mereka dapat mendampingi keluarga sasaran yang masih jauh dari harapan,” pungkasnya. (Ris).
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















