Sambas Times. Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) dan Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), di Aula Gedung A Poltesa, Rabu (5/8/2026).
Penandatangan PKS Loka POM di Kabupaten Sambas Poltesa dilaksanakan melalui Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Uray Heri Mulyanto, S.T., M.Kom,
Tujuan dari PKS sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), serta peningkatan literasi keamanan obat dan makanan.
Turut hadir Kepala Loka POM di Kabupaten Sambas, Agus Wahyudi, S.Si., Apt., Rektor Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Dr. H. Arnadi, M.Pd., Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Sambas, Indra Setiawan, S.Sos., M.M.
Pada kesempatan yang sama, Loka POM di Kabupaten Sambas juga melaksanakan penandatanganan PKS dengan Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS) dan STIKES Sambas.
Penandatanganan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperluas sinergi lintas perguruan tinggi untuk mendukung pelaksanaan program edukasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan Aman yang disampaikan oleh Loka POM Sambas.
Sosialisasi tersebut memberikan edukasi kepada peserta mengenai pentingnya memilih, menggunakan, serta mengonsumsi obat dan makanan yang aman, bermutu, dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Uray Heri Mulyanto, menjelaskan, kerja sama ini merupakan langkah strategis memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan Loka POM, dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kerja sama ini sebagai wujud komitmen membangun kolaborasi berkelanjutan, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam bidang pendidikan, PKM, maupun peningkatan literasi keamanan obat dan makanan bagi sivitas akademika dan masyarakat luas”, ujarnya.
Poltesa bersama Loka POM di Kabupaten Sambas berkomitmen mengembangkan program kolaboratif yang mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sadar pentingnya keamanan obat dan makanan, serta memperkuat peran perguruan tinggi bagi pembangunan daerah.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times
















