Home / Pendidikan

Rabu, 11 Februari 2026 - 00:38 WIB

PPPM Poltesa Buka Penerimaan Proposal Penelitian dan Pengabdian 2026

Direktur Poltesa bersama Unsur Pimpinan dan Dosen di Lingkungan Poltesa mengabadikan momen foto bersama di Aula Terpadu 1 Poltesa, Selasa (10/2/2026).

Direktur Poltesa bersama Unsur Pimpinan dan Dosen di Lingkungan Poltesa mengabadikan momen foto bersama di Aula Terpadu 1 Poltesa, Selasa (10/2/2026).

Sambas Times. Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPPM) membuka penerimaan proposal Penelitian dan Pengabdian Tahun 2026.

Sosialisasi yang dihadiri unsur pimpinan dan dosen di lingkungan Poltesa. Menjadi momentum penting menyelaraskan misi institusi dengan target nasional, yang dilaksanakan di Aula Terpadu 1 Poltesa, Selasa (10/2/2026).

Direktur Poltesa, Yuliansyah menegaskan, bahwa program Penelitian dan Pengabdian Dosen Poltesa harus fokus pada Roadmap, yang mengacu pada misi Poltesa.

“Fokus kita jelas, harus merujuk pada Roadmap yang merupakan turunan dari Perjanjian Kinerja (PK) Direktur dan Indikator Kinerja Utama. Serta mengacu pada Diferensiasi Misi Poltesa,” ujar Direktur menjelaskan.

BACA JUGA:  KMKS Komitmen Kawal CAMABA Tes Seleksi Mandiri Untan dan Polnep

Misi Poltesa, yaitu, menjadi Perguruan Tinggi Vokasi Rujukan dalam Pengembangan Teknologi Terapan yang mendukung Pertanian dan Perikanan Modern. Untuk Pembangunan Wilayah Perbatasan yang Berkelanjutan.

“Iya, ini untuk pembangunan wilayah perbatasan yang berkelanjutan, dan PK tahun 2026 ini langsung ditandatangani oleh Mendiktisaintek,” tegasnya.

Direktur berharap, seluruh dosen, baik melalui pendanaan internal maupun eksternal. Tetap mengedepankan kapabilitas diri yang selaras dengan visi misi organisasi.

“Dengan dimulainya penerimaan proposal ini, Poltesa siap melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan kedaulatan wilayah perbatasan.” Harapnya.

BACA JUGA:  Pelepasan SDN 4 Tengguli Gelar Khataman Quran
Berikut Poin Utama Arahan Direktur Poltesa :
  1. Menekankan bahwa penelitian bukan sekadar pemenuhan tugas, melainkan instrumen untuk mencapai target besar.
  2. Satu Framework Nasional: Seluruh program harus menyesuaikan diri dengan RPJP Indonesia Emas 2045 dan jargon “Berdampak” dari Kemdiktisaintek.
  3. Fokus Diferensiasi Misi: Riset wajib mendukung pengembangan pertanian dan perikanan modern demi pembangunan wilayah perbatasan yang berkelanjutan.
  4. Berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU): Setiap proposal harus mengacu pada Roadmap yang diturunkan langsung dari PK yang ditandatangani oleh Menteri.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

SMPN 2 Sambas

Budaya

Qyara Pelajar SMPN 2 Sambas Terpilih Isi Tarian HUT RI di Istana Negara
MAN IC Sambas

Pendidikan

Kepala MAN IC Sambas Terima Penghargaan Siswa dan Madrasah Berprestasi

Pendidikan

320 Pramuka Ikuti LAGD KSC Ke-II di SMPN 6 Teluk Keramat
PGRI kabupaten Sambas

Pemerintahan

PGRI Sambas Dorong Bayar Gaji PPPK Paruh Waktu melalui BOSP
Dokumentasi Festival Sagu Tahun 2022 yang digelar Pemerintah Desa Sebangun

Pendidikan

Mahasiswa IAIS Siap Sukseskan Festival Sagu Desa Sebangun
Bupati Sambas Satono

Pendidikan

TP-PKK Gelar Lomba Mewarnai Pelajar SD dan PAUD
Direktur Poltesa Juliansyah bersama CEO Perusahaan Jepang

Pendidikan

Politeknik Negeri Sambas Terima Kunjungan Perusahaan Jepang
AMKS Seleksi Penerimaan Warga Baru Tahun 2024

Pendidikan

AMKS Seleksi Penerimaan Warga Baru Tahun 2024
error: Content is protected !!