Home / Pemerintahan

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:44 WIB

Refleksi Akhir Tahun, KBM Soroti Ekonomi dan Infrastruktur Kalbar

Brosur kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 yang akan diselenggarakan KBM di Warkop Klani, Minggu (28/12/2025).

Brosur kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 yang akan diselenggarakan KBM di Warkop Klani, Minggu (28/12/2025).

Sambas Times. Kampung Borneo Multimedia (KBM) segera menggelar refleksi akhir tahun 2025, dengan menyoroti bidang ekonomi dan infrastruktur Kalimantan Barat (Kalbar).

Ketua Panitia Refleksi Akhir Tahun, Uun Yuniardi menjelaskan, kegiatan dijadwalkan Minggu 28 Desember 2025 di Warkop Klani. Refleksi ini bertema ‘memotret kinerja ekonomi dan kondisi infrastruktur Kalbar.

“Tujuannya menjadi bagian dari partisipasi publik melalui dialog terbuka dan kreatif. Serta mendorong pemerintah daerah agar lebih adaptif merespons dinamika sosial dan ekonomi,” ujar Uun menjelaskan.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalbar ini menjelaskan, narasumber yang dihadirkan adalah, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalbar, Syarif Amin Muhammad. Praktisi ekonomi Dr Muhammad Fahmi SE MM AkCA CPA dan moderator Muhammad Chandra Djamaluddin.

BACA JUGA:  Menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah Kebutuhan Pokok Terus Naik

“Para peserta ditargetkan mewakili berbagai kalangan, meliputi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh perguruan tinggi di Pontianak, tokoh masyarakat, komunitas pemuda, komunitas ekonomi kreatif, dan pemerhati kebijakan,” kata Uun.

Menurut Uun, refleksi akhir tahun ini didesain interaktif bagi para peserta, seperti memberikan solusi berupa rekomendasi bagi pihak terkait. “Kegiatan ini dimeriahkan penampilan stand up commedy dan performance akustik musik kritik sosial dari KPJ,” katanya.

BACA JUGA:  Wabup Rofi Tutup Kasti Putri "Siduk Cup" 2023

Syarif Amin Muhammad, merespons diselenggarakannya refleksi akhir tahun. “Kami mendukung kegiatan tersebut, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat Kalbar,” kata Syarif Amin.

Syarif Amin menjelaskan, pihaknya merinci kondisi APBD Provinsi Kalbar sebesar Rp. 6,28 Triliun. Jumlah tersebut terkecil di provinsi yang ada di Kalimantan.

“Kondisi ini memerlukan inovasi dan daya ungkit. Bicara soal infrastruktur tentunya tergantung anggaran dan banyak indikator lainnya.” Ujar Syarif Amin yang juga membidangi perekonomian di DPRD Kalbar.

Penulis: Muhammad Ridho I Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan

Pemerintahan

Wagub Kalbar Serahkan Bantuan Banjir Lubuk Lagak
BNN

Pemerintahan

BNN Ciptakan Wilayah Perbatasan Tanggap Ancaman Narkoba
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

57 Sekretariat PPK Terima SK Bupati Sambas
Suasana pelantikan

Pemerintahan

Camat Teluk Keramat Lantik PAW BPD Tri Mandayan dan Sengawang
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Komunikasikan Pembangunan ke BPJN XX Kalbar
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

Pemerintahan

JSSB Diresmikan Presiden Prabowo Secara Virtual
Ketua Komisi IV DPRD Sambas Anwari bertukar Cendramata pada Kunker ke Balai Bahasa Kalbar

Pemerintahan

Komisi IV DPRD Sambas Kunker ke Balai Bahasa Kalbar
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Pemda Sambas Peringati Hari Pahlawan dan Sumpah Pemuda
error: Content is protected !!