Sambas Times. Kampung Borneo Multimedia (KBM) segera menggelar refleksi akhir tahun 2025, dengan menyoroti bidang ekonomi dan infrastruktur Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua Panitia Refleksi Akhir Tahun, Uun Yuniardi menjelaskan, kegiatan dijadwalkan Minggu 28 Desember 2025 di Warkop Klani. Refleksi ini bertema ‘memotret kinerja ekonomi dan kondisi infrastruktur Kalbar.
“Tujuannya menjadi bagian dari partisipasi publik melalui dialog terbuka dan kreatif. Serta mendorong pemerintah daerah agar lebih adaptif merespons dinamika sosial dan ekonomi,” ujar Uun menjelaskan.
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalbar ini menjelaskan, narasumber yang dihadirkan adalah, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalbar, Syarif Amin Muhammad. Praktisi ekonomi Dr Muhammad Fahmi SE MM AkCA CPA dan moderator Muhammad Chandra Djamaluddin.
“Para peserta ditargetkan mewakili berbagai kalangan, meliputi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh perguruan tinggi di Pontianak, tokoh masyarakat, komunitas pemuda, komunitas ekonomi kreatif, dan pemerhati kebijakan,” kata Uun.
Menurut Uun, refleksi akhir tahun ini didesain interaktif bagi para peserta, seperti memberikan solusi berupa rekomendasi bagi pihak terkait. “Kegiatan ini dimeriahkan penampilan stand up commedy dan performance akustik musik kritik sosial dari KPJ,” katanya.
Syarif Amin Muhammad, merespons diselenggarakannya refleksi akhir tahun. “Kami mendukung kegiatan tersebut, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat Kalbar,” kata Syarif Amin.
Syarif Amin menjelaskan, pihaknya merinci kondisi APBD Provinsi Kalbar sebesar Rp. 6,28 Triliun. Jumlah tersebut terkecil di provinsi yang ada di Kalimantan.
“Kondisi ini memerlukan inovasi dan daya ungkit. Bicara soal infrastruktur tentunya tergantung anggaran dan banyak indikator lainnya.” Ujar Syarif Amin yang juga membidangi perekonomian di DPRD Kalbar.
Penulis: Muhammad Ridho I Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News














