Sambas Times. Gubernur Kalbar Sutarmidji meninjau Juara 1 Indikator Desa Mandiri tingkat Provinsi Kalbar dan peringkat 17 se-Indonesia di Desa Sekura. Kecamatan Teluk Keramat, Minggu, (12/2/2023).
Dalam kunjungannya, Gubernur Kalbar didampingi Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi, Wakil Ketua DPRD Kalbar Prabasa Anantatur, Sekda Sambas Ferry Madagaskar, Forkopimda, dan pejabat lainnya.
Gubernur Kalbar Sutarmidji mengapresiasi keberhasilan Desa Sekura yang telah masuk desa mandiri. Ia mengingatkan Desa Sekura agar mempertahankan nilai tersebut agar terus meningkat.
“Nilai yang telah didapatkan Desa Sekura telah baik, cuman saya mengingatkan 2 poin yang belum dicapai oleh desa ini adalah keikutsertaan BPJS dan kredit,” pesan Gubernur Kalbar memotivasi.
Sutarmidji melanjutkan agar masyarakat yang terdaftar di PKH untuk didaftarkan ke peserta BPJS. Sehingga menambah tingkat keikutsertaan dalam indikator nilai desa mandiri.
“Mereka yang masuk kategori PKH, itu bapak daftarkan di BPJS, provinsi untuk kabupaten dan kota setiap tahun membayar premi ke BPJS sejumlah 16 miliar, dan ini merupakan persyaratan desa mandiri,” jelasnya.
Ia berharap Desa Sekura dapat memanfaatkan teknologi dalam memasukkan pendataan yang ada di desa, sehingga dapat memacu desa-desa lainnya.
“Saya berharap, data disini masuk dalam aplikasi. SPBD kita urutan kedua setelah DKI Jakarta, sedangkan literasi urutan kedua setelah Jogjakarta. Saya yakin dengan urutan 17 itu Sekura lebih memacu daerah lain,” harapnya. (Ris)















