Sambas Times. Sembahyang Ulambana, atau Sembahyang Rebut yang dilaksanakan umat Budha di Vihara Tri Dharma Budha Tri Mulia Bhakti, Sebangkau, Kecamatan Pemangkat, Jumat (12/8/2922) malam disambut antusias umat Budha.
Tradisi ini merupakan tradisi tahunan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur. Dengan menyediakan berbagai jenis Sembako dan Buah-buahan untuk persembahan dengan harapan bisa mendapatkan berkah.
Atong, Ketua Yayasan Tri Dharma Pemangkat berharap, masyarakat bisa ikut berpartisipasi dengan disiplin mengikuti sembahyang rampas yang merupakan puncak dari ritual sembahyang kubur yang digelar masyarakat Tionghoa setiap tanggal 15 bulan 7 penanggalan Imlek 2573/2022.
“Kami harap masyarakat ikut disipilin mengikuti tradisi ini yang telah dilakukan setiap tahunnya ini,”. Ucap Atong didampingi Camat Pemangkat Sherly Narulita di Vihara Tri Dharma Budha Tri Mulia Bhakti, Sebangkau, Kecamatan Pemangkat.
Atong menjelaskan, Sembahyang Rebut ini dimulai umat Budha mulai pukul 21.00 WIB, kegiatan tahunan ini rutin dilakukan. Dan ia berharap tradisi ini bisa menjadi ajang wisata untuk menarik pengunjung datang ke Kabupaten Sambas.

“ini merupakan tradisi tahunan, kami harap bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung luar untuk datang ke Kabupaten Sambas,” harapnya.
Camat Pemangkat Shery Narulita berharap event-event budaya seperti ini bisa terus dijaga dan dilestarikan. Sehingga menjadi kalender pariwisata untuk menghadirkan wisatawan dan berdampak ekonomi bagi masyarakat.
“Kita harap tradisi ini bisa menjadi event wisata, karena ritual ini digelar setiap tahun. Sehingga dari event ini bisa mendatangkan pengunjung, dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya. (Dra)















