Home / Pemerintahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk – Teluk Melano Sukses

Bupati Sambas H Satono menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Republik Indonesia pada Launching Soft PLB Temajuk-Teluk Melano di Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Jumat (21/8/2026).

Bupati Sambas H Satono menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Republik Indonesia pada Launching Soft PLB Temajuk-Teluk Melano di Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Jumat (21/8/2026).

Sambas Times. Pelaksanaan Soft Launching Reaktivasi Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk, Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Indonesia – Pos Kawalan Sempadan Teluk Melano, Sarawak, Malaysia, Jumat (21/8/2026) berlangsung sukses.

Bupati Sambas H Satono dalam sambutannya mengatakan, Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk – Teluk Melano merupakan langkah awal menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Bupati memberikan apresiasi Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementrian PU yang telah menyelesaikan pembangunan jalan yang luar biasa, serta Menteri Dalam Negeri selaku pengelola nasional perbatasan yang diwakili Sekretaris BNPP RI.

Bupati juga memberikan apresiasi atas antusias dukungan berbagai pihak, TNI-Polri yang telah mendukung dengan sangat luar biasa. “Perbatasan beranda terdepan Indonesia, kalau kita ingin melihat maju tidak sebuah negara, kita lihat perbatasannya,” tegas Bupati.

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan dalam sambutan menjelaskan, kunjungan ke Temajuk merupakan pengalaman pertama nya, dan hari ini ia bersyukur bisa hadir di Temajuk yang memiliki alam indah dengan potensi pariwisata.

Wagub menegaskan, Temajuk yang posisi saat ini berada paling ujung Kalimantan Barat, sekarang bertransformasi menjadi yang terdepan, dan menjadi wajah Indonesia.

“Dalam mendorong kemajuan wilayah perbatasan sangat perlu kerjasama perbatasan Indonesia dan Malaysia, sehingga dampaknya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat perbatasan,” katanya.

BACA JUGA:  Bupati Satono Berang Truk TBS Overload Amblas di Jalan Kota Sambas

Dengan di launchingnya PLB Temajuk – Melano, banyak keuntungan nyata yang diraih Indonesia dan Malaysia, terutama hubungan antar negara yang memang sebelumnya telah lama terjalin.

“Manfaat dari adanya PLB, pertama membuka hubungan antar negara, kedua, membuka peluang ekonomi baru dan pariwisata yang berdampak pada ekonomis daerah, ketiga, percepatan pembangunan infrastruktur daerah, dan mempererat hubungan bangsa serumpun,” ujarnya.

Mewakili Gubernur Kalbar, Krisantus menyampaikan, bahwa agenda ini momentum awal Temajuk memajukan wilayah perbatasan. “Terima kasih Pemerintah Republik Indonesia, Kerajaan Malaysia yang mewujudkan momentum penting Launching PLB Temajuk – Teluk Melano,” ungkapnya.

BPPD Harap Soft Launching PLB Langkah Awal Menuju PLBN

Seftiza Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Sambas mengatakan, dengan Launching Soft PLB Temajuk-Teluk Melano, semakin semakin meningkatkan sinergis pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Malaysia.

Ia berharap, dari PLB ini, dalam waktu yang tidak lama akam menjadi PLBN Temajuk. “Kami mengucapkan terima kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” ujarnya semangat.

Ia berharap, semoga soft launching ini menjadi langkah awal menuju masyarakat perbatasan yang sejahtera. “Harapan kita soft launching ini akan memberi dampak kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat perbatasan,” harapnya.

BACA JUGA:  MABM Gelar Seminar International Alam Melayu di Sambas

Datok H Norizan Bin Haji Yahya, Pengarah Kastam Sarawak, Kuching, Malaysia dalam sambutannya menyampaikan rasa gembira diaktifkannya PLB Indonesia dan Malaysia di Temajuk – Teluk Melano.

Ia mengatakan, soft launching ini seharusnya lebih besar lagi, menurutnya ini membuka lembaran baru bagi masyarakat Temajuk-Teluk Melano yang telah terjalin, pembukaan laluan ini sudah lama di nanti masyarakat.

“Siapapun boleh keluar masuk melalui peraturan resmi tidak ada lagi lorong tikus, sehingga keluar masuk bisa di pantau petugas perbatasan,” katanya.

Komjen Makhruji Rahman Sekretaris BNPP memiliki tugas menjaga kedaulatan perbatasan, ia menjelaskan, tugas BNPP ialah mengelola PLB, hingga saat ini sudah ada 15 PLBN di kalimantan, untuk Kalbar ada 4 PLBN.

” Iya, ada 15 PLBN di kalimantan, untuk Kalbar ada 4, yaitu Biawak, Jagoi Babang, Entikong dan Lubuk Hantu, semoga tahun 2027 PLB Temajuk menjadi PLBN, sehingga wilayah perbatasan maju

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Wakil Ketua DPRD Sambas Ferdinan Syolihin menerima draf Raperda yang disampaikan Chadari Eka Saputra SSos dari Fraksi Partai Golkar

Pemerintahan

DPRD Bahas Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Pansus DPRD Sambas membahas Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

Pemerintahan

Pansus DPRD Sambas Bahas Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
Komisi IV DPRD Sambas memberikan apresiasi pelaksanaan Forum Perangkat Daerah Bidang Pendidikan tahun 2025, di Gedung Keberbakatan Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas.

Pemerintahan

Apresiasi Forum Perangkat Daerah Bidang Pendidikan Tahun 2025
Jalan Berstatus Kabupaten Di Desa Pusaka Kecamatan Tebas Kondisinya Memprihatinkan

Pemerintahan

Warga Desa Pusaka Dambakan Jalan Kabupaten Beraspal
Komisi 2 DPRD Provinsi Kalbar Subhan Nur

Pemerintahan

Subhan Nur Pertanyakan Kontribusi Wisata di Kabupaten Sambas
Suasana peresmian Program BPBL oleh Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI

Pemerintahan

Bupati Sambas Hadiri Peresmian Penyalaan BPBL Kecamatan Tebas
DPRD Sambas

Pemerintahan

Wakil Ketua DPRD Dukung Program Ketahanan Polres Sambas
Ferdinan Solihin

Pemerintahan

ABPEDSI Diminta Kompak Membangun Desa
error: Content is protected !!