Sambas Times. Syeikh Jayadi M Zaini, Mursyid Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah (TQN) Khatibiyah Sambas menginisiasi Haul Akbar ke-135 Syekh Nurdin Bin Abu Hasan.
Haul Akbar ke-135 Syekh Nurdin bin Abu Hasan rencana digelar 15 Mei 2026, atau bertepatan dengan 27 Zulkaidah 1447 Hijriah.
Majlis TQN Khatibiyah Sambas Kecamatan Tekarang merupakan motor penggerak utama dalam mempersiapkan perhelatan religi tersebut.
“Pergerakan spiritual ini untuk menghidupkan kembali sejarah ulama lokal. Yaitu melalui pengajian Majlis TQN di Kecamatan Tekarang, Kabupaten Sambas,” kata Syeikh Jayadi.
Dalam kesempatan itu, Syeikh Jayadi mengajak masyarakat di sekitar makam Syekh Nurdin bin Abu Hasan untuk lebih proaktif mengenalkan sosok sang ulama kepada khalayak ramai.
Ia menegaskan, pesan ini disampaikan agar sejarah dan peran besar ulama di Kabupaten Sambas dapat diketahui berbagai kalangan. Baik masyarakat lokal maupun jemaah yang berasal dari luar kabupaten.
Mengenal Syekh Nurdin bin Abu Hasan
Syekh Nurdin bin Abu Hasan merupakan murid langsung dari tokoh besar dunia, Syeikh Ahmad bin Abdul Ghafar as-Sambasi atau yang masyhur dikenal sebagai Syeikh Ahmad Khatib Sambas.
Ulama agung asal Kampung Dagang, Kabupaten Sambas. Ini tercatat sebagai salah satu imam terkemuka di Masjidil Haram, Makkah, sekaligus Mursyid pertama Tarekat TQN.
Ketersambungan sejarah ini membuktikan bahwa Sambas memiliki akar keilmuan yang sangat kuat di pusat peradaban Islam dunia.
Melalui inisiasi Haul Akbar ke-135 nanti. Diharapakan kejayaan spiritual tersebut diharapkan kembali menjadi inspirasi bagi masyarakat modern dalam menata hati.
Aliran sanad keilmuan yang bersambung langsung kepada Syeikh Jayadi M Zaini menjadi bukti nyata ketersambungan ruhani yang kokoh dan tidak terputus.
Silsilah emas ini bermula dari Syeikh Ahmad Khatib Sambas. Lalu diteruskan oleh Syekh Nurdin Tekarang Sambas, Syekh Labbai Karang Sambas, Syekh Harun Sambas, hingga Syekh Abdurrahman Sepale Sambas.
Estafet kepemimpinan ruhani tersebut kini berada di pundak Syeikh Jayadi M Zaini Sarilaba Sambas. Yang terus berkomitmen mengawal ajaran TQN agar tetap relevan dan bermanfaat bagi para pengamal di tengah kompleksitas kehidupan saat ini.
Keberadaan sanad yang terjaga ini memberikan jaminan keaslian ajaran bagi setiap murid yang ingin mendalami ilmu Ma’rifatullah.
Syeikh Jayadi M Zaini berharap kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi akbar, sekaligus wahana literasi sejarah ulama bagi generasi mendatang. Persiapan teknis mulai dimatangkan pengurus majlis guna memastikan jemaah dapat mengikuti rangkaian acara dengan khidmat dan maksimal.
Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News














