Sambas Times. Pemerintah Kecamatan Tangaran menggelar Pertemuan Kecamatan I (PK-I) Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), di Desa Arung Medang dan Simpang Empat Kecamatan Tangaran.
Pertemuan yang dipimpin Camat Tangaran Dr Muriadi, dihadiri Kades Arung Medang Darsono dan Kades Simpang Empat Karnain, Fasilitator Masyarakat (FM) Arung Medang–Simpang Empat di ruang rapat kantor camat, Kamis (30/7/2026).
Camat Tangaran Dr Muriadi menjelaskan, PISEW menjadi instrumen memperkuat perencanaan infrastruktur berbasis masyarakat.
Kata dia, Program PISEW salah satu program strategis Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan perdesaan melalui pendekatan partisipasi masyarakat.
“Alhamdulillah, Tangaran tahun ini mendapatkan dua lokus, pertama Desa Arung Medang dan Simpang Empat. Kedua, Desa Tangaran dan Merpati. Tentunya kita bersyukur atas kepercayaan Pemerintah Pusat dan Wakil Rakyat di DPR RI kepada Kecamatan Tangaran sebagai sasaran program,” ujar Camat.
Pada PK-I PISEW Arung Medang Simpang Empat, Muriadi mengingatkan agar pelaksanaan PISEW memperhatikan Timeline yang telah disusun dalam petunjuk teknis. Sehingga harus memperhitungkan segala kemunkinan, termasuk kendala pada cuaca.
“PISEW merupakan pembangunan berbasis masyarakat, keberhasilan program ini ditentukan oleh sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Fasilitator Masyarakat, Pokmas KAD, serta masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan,” jelasnya.
PK – I lanjut camat, menjadi ruang bagi masyarakat Desa Arung Medang dan Simpang Empat untuk menyampaikan kebutuhan riil di lapangan. Sehingga usulan yang muncul benar-benar berbasis data, aspiratif, dan berdampak pada peningkatan ekonomi warga.
Pokja PISEW Jelaskan Program Mengacu Juknis Kementrian PUPR
Perwakilan POKJA PISEW dari Bapperida Kabupaten Sambas, Dr Supriarjo menjelaskan, mekanisme pelaksanaan PISEW mengacu pada petunjuk teknis Kementerian PUPR.
Diungkapkan dia, diperlukan keseriusan seluruh pihak untuk menjaga komitmen terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, kualitas pekerjaan, serta ketepatan waktu pelaksanaan.
“Setiap tahapan harus dilaksanakan sesuai petunjuk teknis. Agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Sambas,” papar Dr Supriarjo.
PK-I ini, jelasnya, sebagai koordinasi awal membangun kesamaan persepsi, komunikasi yang baik, dan kerja sama yang solid di antara seluruh pihak.
Harapan dia, dengan adanya Pertemuan Kecamatan I, pelaksanaan Program PISEW Tahun 2026 dapat berjalan lancar, tepat sasaran, tepat mutu, tepat waktu, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Mari kita jadikan Program PISEW bukan sekadar membangun infrastruktur. Tetapi juga membangun harapan, memperkuat ekonomi desa, dan mewujudkan Sambas yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ajak Supriarjo.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times















