Home / Pendidikan

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Tekan Penyakit Blast Padi, PKM Poltesa Dorong Petani Serumpun Produksi Trichoderma

Tim PKM Poltesa foto bersama usai pelaksanaan PKM di Desa Serumpun, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas, pada 8 Juli 2026 lalu.

Tim PKM Poltesa foto bersama usai pelaksanaan PKM di Desa Serumpun, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas, pada 8 Juli 2026 lalu.

Sambas Times. Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Serumpun, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas.

PKM yang dilaksanakan mengangkat tema “Optimalisasi Penggunaan Trichoderma sp. sebagai Biofungisida dalam Menekan Penyakit Blast pada Padi di Desa Serumpun, Kecamatan Salatiga”.

Kegiatan yang dilaksanakan 8 Juli 2026 lalu, menjadi upaya nyata Poltesa dalam mendukung pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan agen hayati, untuk mengendalikan penyakit blast yang selama ini menjadi ancaman bagi produktivitas tanaman padi.

Melalui PKM ini, para petani mendapatkan edukasi mengenai manfaat Trichoderma sp. sebagai biofungisida, pelatihan teknik produksi atau perbanyakan secara mandiri,hingga praktik aplikasi pada tanah dan tanaman padi.

BACA JUGA:  SMKN 1 Semparuk Benchmarking ke Jateng dan Yogyakarta

Pendekatan ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap fungisida kimia sekaligus meningkatkan efisiensi biaya produksi.

Ketua Tim PKM, Wilis Widi Wilujeng menjelaskan, pemanfaatan agen hayati merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sistem pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, tim PKM membekali petani dengan pengetahuan dan keterampilan memproduksi serta memanfaatkan Trichoderma secara mandiri,” jelas Wilis Wilujeng.

Selain, itu, katanya, mampu menekan serangan penyakit blast, penggunaan biofungisida ini juga dapat mengurangi biaya produksi dan menjaga kelestarian lingkungan pertanian.

BACA JUGA:  175 Peserta Ikuti Lomba FASI Kecamatan Tebas

Dengan dukungan masyarakat, serta pendampingan berkelanjutan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan petani mengendalikan penyakit tanaman secara ramah lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan sektor pertanian.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didanai melalui DIPA Politeknik Negeri Sambas Tahun Anggaran 2026 dan dilaksanakan oleh tim yang terdiri atas Wilis Widi Wilujeng, Ketti Andrayani, dan Uray Januardi.

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

UNISSAS

Pendidikan

Mahasiswa PGMI UNISSAS Gelar Gathering di Pantai Cemara Paloh
Mahasiswa FEBI IAIS

Pendidikan

FEBI IAIS Sambas Gelar Akademic Trip Goes To Malaysia
Calon Ketum Umum IMTEK pada Kongres ke IX Juni mendatang di Kecamatan Teluk Keramat.

Pendidikan

IMTEK Siap Laksanakan Kongres IX Pemilihan Ketua Umum
Aksi Damai Forum BEM se Kalbar

Pendidikan

Forum BEM Se-Kalbar Komitmen Dukung Pemilu Damai 2024
Ketua MABM Kabupaten Sambas

Pendidikan

Hadir Dies Natalis ke-16, Misni Apresiasi Perkembangan Poltesa
Denny Anggota DPRD Sambas meletakkan batu pertama pembangunan Ponpes Nahdlatus Salikin Makrampai

Pendidikan

Denny Dukung Pembangunan Ponpes Nahdlatus Salikin Makrampai
Kuesioner Google Formulir untuk Survey Kesehatan Mental Mahasiswa IAIS Sambas dari tanggal 11 hingga 17 Oktober 2023.

Pendidikan

BEM IAIS Gelar Survey Kesehatan Mental Mahasiswa
Himpunan mahasiswa Kecamatan Sejangkung

Pendidikan

HMKS Soroti Pemberhentian SPPG MBG Desa Semanga’, Sejangkung
error: Content is protected !!