Sambas Times. Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi membuka Konferensi Kerja (Konker) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sambas Tahun 2026, masa bakti 2025-2030.
Konferensi ini menjadi tonggak awal perumusan program strategis organisasi. Yang dipusatkan di Aula Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sambas, Selasa, (12/5/2026).
Hadir pada pembukaan itu, Bunda Guru Hj Yunisa Satono, Ketua PGRI Kabupaten Sambas Aswindirno, perwakilan PGRI Kalbar, perwakilan Kemenag Sambas. Serta jajaran tamu undangan lainnya.
Konferensi Kerja I ini merupakan agenda organisasi yang berfungsi sebagai instrumen evaluasi terhadap program yang telah berjalan, sekaligus mematangkan draf rencana kerja tahun-tahun mendatang.
Selain aspek administratif, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota PGRI di seluruh penjuru Kabupaten Sambas.
Partisipasi dalam kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang tinggi, dengan kehadiran delegasi 19 Pengurus Cabang (PC) Kecamatan. Masing-masing PC mengirimkan 6 orang perwakilan untuk merumuskan arah kebijakan organisasi.
Ketua PGRI Kabupaten Sambas, Aswindirno menjelaskan posisi strategis PGRI bagi para pendidik. Ia menyatakan bahwa PGRI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan “rumah” bagi para guru.
”PGRI hadir sebagai wadah untuk meningkatkan profesionalisme sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya kolektif meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sambas,” ujar Aswin.
Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi mengapresiasi peran aktif PGRI. Menurutnya, pemerintah daerah sangat terbantu dengan dedikasi para guru yang tergabung dalam wadah PGRI.
“Keberhasilan mencetak generasi emas berada di tangan para guru yang berkompeten. Konferensi ini diharapkan menjadi ruang diskusi dan konsolidasi produktif demi kemajuan dunia pendidikan,” harap Wakil Bupati Sambas.
Dengan terselenggaranya konferensi ini, diharapkan PGRI Kabupaten Sambas dapat melahirkan inovasi-inovasi baru. Sehingga berdampak pada kesejahteraan guru dan kualitas belajar mengajar di sekolah.
Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News Sambas Times















