Sambas Times. Dinas P3AP2KB Kabupaten Sambas bekerjasama dengan United Stated Agency For International (USAID) menggelar Focus Group Discusion (FGD) bersama perusahaan di Kabupaten Sambas.
FGD ini membahas tentang rencana program kerja Asosiasi Perusahaan Sahabat Indonesia (APSAI) Kabupaten Sambas. Salah satu hotel Kabupaten Sambas Jumat (23/06/2023).
Tujuan kegiatan sebagai upaya sinergitas dunia usaha pada program pemenuhan hak anak dan perlindungannya. Salah satunya mewujudkan Kabupaten Sambas menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA).
Kabid perlindungan anak, Aini Fitri SPsi menjelaskan langkah yang lakukan DP3AP2KB Sambas untuk mewujudkan KLA yang targetkan pada tahun 2024.
“Kami telah mensosialisasikan Perda KLA, Perda kekerasan terhadap anak. Sosialisasi dan Puskesmas ramah anak dan banyak kegiatan lain seperti FGD ini,” ujar Aini.
Aini berharap, Perusahaan di Kabupaten Sambas juga ikut memberikan kontribusi dan berperan dalam mewujudkan KLA di Kabupaten Sambas.
Ketua APSAI Kota Pontianak, Andreas Acui Simanjaya mengatakan pentingnya peran perusahaan dalam mewujudkan Kabupaten Sambas menjadi Kabupaten Layak Anak.
“Perusahaan di Kabupaten Sambas lebih baik ikut dalam kepengurusan APSAI sebagai bentuk kepedulian hak anak dan mewujudkan KLA di Kabupaten Sambas,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, sampaikan materi dari Ketua APSAI kota Pontianak, dan PLT UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Desi Isnaini, yang lanjutkan dengan sesi tanya jawab. (Dra).
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















